KALIMANTAN SELATAN — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk meraih KESGI Award 2026 kategori Tata Kelola untuk sektor Material Konstruksi dalam rangkaian acara Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2026 di Jakarta. Penghargaan ini menegaskan penerapan Good Corporate Governance (GCG) perseroan di tengah tekanan overcapacity industri semen yang membuat persaingan makin ketat.
Paragraf pembuka: Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menyatakan praktik GCG diterapkan di setiap tahapan kegiatan operasi perusahaan. Menurutnya, kemampuan SIG mencatatkan pertumbuhan kinerja dan menjaga profitabilitas di tengah situasi overcapacity menjadi bukti konkret efektivitas penerapan prinsip tata kelola yang baik.
Skor GCG 102,67 dan Predikat Leadership
Penilaian kualitas GCG SIG mengacu pada ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan regulasi terkait lainnya. Pada 2025, SIG memperoleh skor GCG sebesar 102,67 dengan predikat "Leadership in Corporate Governance".
Perusahaan juga menerima penghargaan sebagai Best State-Owned Enterprise dari The Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD). Capaian skor tersebut menjadi dasar pengakuan pada KESGI Award 2026 yang digelar di Jakarta.
Komite Keberlanjutan dan Kerangka TCFD
Sejak 2021, SIG membentuk Komite Keberlanjutan yang bertugas memantau pelaksanaan agenda keberlanjutan. Komite ini juga mendukung pencapaian target dalam SIG Sustainability Roadmap 2030.
Perusahaan memiliki kerangka Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) yang memadai. Kerangka ini dipakai untuk mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi risiko terkait perubahan iklim di lini operasi SIG.
Governance sebagai Pilar Utama ESG
Indrieffouny menempatkan pilar governance atau tata kelola sebagai elemen yang tak terpisahkan dalam operasi bisnis SIG. Prinsip keberlanjutan dalam kerangka ESG dianggap kunci menjaga resiliensi perusahaan terhadap tantangan industri dan situasi ekonomi yang dinamis.
"SIG menerapkan praktik GCG di setiap tahapan kegiatan operasi sehingga lebih resilience menghadapi tantangan industri dan situasi ekonomi yang dinamis," kata Indrieffouny dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).
Penutup: Bagi investor, skor GCG 102,67 dan predikat "Leadership in Corporate Governance" menjadi sinyal bahwa SIG menjaga standar tata kelola di tengah tekanan pasar semen nasional. Pengakuan dari IICD dan KESGI Award 2026 memperkuat posisi SIG sebagai emiten BUMN sektor material konstruksi yang konsisten menerapkan prinsip ESG.