BANJARBARU — Partai final Kejurprov Kalsel 2026 berjalan sengit sejak inning awal. Banjar dan Tanah Bumbu saling kejar angka, sebelum tim asuhan pelatih asal Kabupaten Banjar itu akhirnya memastikan kemenangan dengan selisih satu angka di babak penentu.
Hasil ini sekaligus mematahkan target awal tim. Kapten Yudi Hermawan mengaku skuadnya hanya memasang target finis di posisi ketiga sebelum turnamen bergulir.
Kapten Banjar: Kemenangan di Luar Ekspektasi
“Alhamdulillah, tim kami berhasil menjadi juara pada turnamen kali ini. Sebenarnya ini di luar ekspektasi kami. Awalnya kami hanya mematok target juara tiga,” ujar Yudi seusai laga.
Menurut Yudi, konsistensi pemain dalam menjalankan instruksi pelatih menjadi faktor utama di balik keberhasilan ini. Meski sempat kehilangan fokus di tengah pertandingan, para pemain muda mampu bangkit dan menutup laga dengan sempurna.
Sempat Down Mental, Outfielder Jadi Titik Lemah
Perjalanan Banjar menuju podium juara tidak mulus. Di laga final, tim sempat kehilangan ritme permainan akibat beberapa kesalahan di sektor pertahanan luar.
“Memang teman-teman sempat down secara mental di pertengahan pertandingan karena beberapa error di bagian outfielder. Tetapi, kami terus saling menguatkan dan akhirnya teman-teman bisa mengatasinya,” ungkap Yudi.
Ia menambahkan, kebangkitan mental tersebut menjadi momentum bagi tim untuk kembali fokus dan bermain sesuai skema yang sudah disiapkan hingga peluit panjang berbunyi.
Gelar Juara Dipersembahkan untuk Almarhum H. Marno
Keberhasilan ini memiliki makna mendalam bagi seluruh anggota tim. Yudi menyebut gelar juara Kejurprov Kalsel 2026 dipersembahkan untuk H. Marno, sesepuh baseball Kabupaten Banjar yang baru saja meninggal dunia.
“Juara kali ini kami dedikasikan untuk Bapak H. Marno, almarhum, sebagai salah satu sesepuh baseball kami di Kabupaten Banjar. Terima kasih, Bapak H. Marno. Prestasi ini menjadi bentuk penghormatan kami atas segala jasa dan dedikasi beliau untuk baseball Kabupaten Banjar,” tuturnya.
Modal Berharga Pembinaan Atlet Muda Kalsel
Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet junior di Kabupaten Banjar berjalan di jalur yang tepat. Skuad yang didominasi pemain muda mampu bersaing dan mengalahkan tim yang dihuni pemain senior berpengalaman.
Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi daerah lain di Kalimantan Selatan untuk lebih serius menggarap pembinaan baseball usia dini. Dengan regenerasi yang sehat, kualitas persaingan di level provinsi dipastikan semakin ketat pada tahun-tahun mendatang.