Pencarian

Kebakaran Lahan Gambut di Pejambuan Banjar Hanguskan 1,5 Hektare, BPBD Ingatkan Potensi Api Kembali

Kamis, 27 Agustus 2026 • 01:03:31 WIB
Kebakaran Lahan Gambut di Pejambuan Banjar Hanguskan 1,5 Hektare, BPBD Ingatkan Potensi Api Kembali
Petugas gabungan memadamkan api yang menghanguskan lahan gambut seluas 1,5 hektare di Desa Pejambuan, Banjar, Selasa (25/08/2026).

BANJAR — Lahan gambut seluas sekitar 1,5 hektare di Desa Pejambuan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, hangus dilalap api pada Selasa (25/08/2026). Kebakaran yang terjadi di Jalan Martapura Lama itu melahap vegetasi semak belukar, tanaman padi, purun, binderang, serta pohon galam dan akasia.

Petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.30 WITA dan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen serta pemadaman secara terpadu. Api berhasil dikendalikan setelah tim gabungan bekerja di lapangan, dan proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Pemadaman Melibatkan Satgas Darat Hingga Relawan

Penanganan karhutla ini tidak dilakukan sendiri oleh satu instansi. BPBD Kabupaten Banjar melalui Satgas Darat dan Posko Induk memimpin operasi dengan melibatkan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Polsek Sungai Tabuk, Babinsa Desa Pejambuan, Tagana, serta relawan dari Kecamatan Martapura Barat.

Sejumlah Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dan Bankom juga dikerahkan untuk mempercepat pemadaman di titik-titik yang sulit dijangkau. Kolaborasi lintas unsur ini dinilai menjadi kunci utama dalam mengendalikan api sebelum meluas ke area lain.

Mengapa Lahan Gambut Rawan Terbakar Kembali?

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengingatkan bahwa status aman tidak berarti proses selesai. Kawasan gambut memiliki karakteristik menyimpan bara di dalam tanah yang bisa memicu kebakaran baru sewaktu-waktu.

“Namun kewaspadaan tetap harus dijaga karena kondisi lahan gambut memiliki potensi kembali terbakar,” tegas Wasis.

Oleh karena itu, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi setelah api padam. Pendinginan pada area bekas terbakar dilanjutkan dengan pemantauan berkala untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul dan berkembang.

Imbauan untuk Masyarakat Sekitar

BPBD Kabupaten Banjar mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi apa pun. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

“Kolaborasi dan respons cepat seluruh unsur sangat menentukan keberhasilan penanganan karhutla. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergerak bersama hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya,” ujar Wasis.

Pencegahan karhutla di wilayah gambut membutuhkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat. Kerja sama yang berkelanjutan menjadi kunci agar kebakaran tidak kembali meluas di musim kemarau.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: teras7.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks