BANJARMASIN — Kerusakan Jalan Veteran di Banjarmasin tidak hanya terpusat di ruas Kilometer 5,5 Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, yang saat ini tengah diperbaiki. Sejumlah titik lain di jalan tersebut juga mengalami penurunan signifikan, terutama di sisi yang berbatasan langsung dengan Sungai Martapura.
Kondisi Terparah di Muara Gang Gusti Seman
Dari pantauan Wartabanjar.com, Minggu (19/7/2026), salah satu bagian yang paling parah berada di sekitar muara Gang Gusti Seman. Meski permukaan aspal belum retak, bagian tepi jalan sudah tergerus parah. Lapisan tanah di bawah aspal terlihat jelas dan menganga lebar, sementara material tanah serta bebatuan berserakan di sekitarnya.
Kondisi ini membuat sebagian sisi aspal tampak seperti menggantung tanpa penyangga. Sejumlah kendaraan yang melintas pun terlihat mengurangi kecepatan saat melewati ruas jalan yang mengalami penurunan tersebut.
Warga: Kondisi Sudah Lama, Harap Ada Perbaikan Total
Ida, seorang pedagang buah-buahan yang berjualan di dekat titik kerusakan, mengaku sudah lama menyaksikan kondisi jalan tersebut. Ia tidak mengetahui pasti kapan awal mula kerusakan terjadi, namun memastikan situasinya sudah berlangsung cukup lama.
“Kapan awal rusaknya kurang tahu, tapi sudah lama,” katanya kepada Wartabanjar.com.
Wanita yang tengah duduk santai itu mengaku tidak berpikir hingga terjadi retakan atau longsor susulan. Namun, ia berharap pemerintah tidak hanya memperbaiki ruas jalan yang ambles di Kilometer 5,5, melainkan melakukan penanganan yang lebih menyeluruh di sepanjang Jalan Veteran.
Abrasi Sungai Martapura Diduga Jadi Penyebab
Tergerusnya tanah di bawah aspal diduga kuat akibat hantaman arus Sungai Martapura. Bagian tepi jalan yang terkikis menunjukkan tanda-tanda abrasi yang terus berlangsung. Material tanah dan bebatuan yang berserakan di lokasi menjadi bukti nyata bahwa struktur tanah di bawah badan jalan sudah tidak lagi kokoh.
Belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum atau instansi terkait di Banjarmasin mengenai rencana perbaikan di titik ini. Warga setempat berharap agar pemerintah segera turun tangan sebelum kondisi yang lebih parah terjadi.