Pencarian

Prabowo Tutup 800 BUMN Merugi hingga Akhir 2026, PAL dan Pindad Diselamatkan dari Penjualan

Minggu, 12 Juli 2026 • 12:51:31 WIB
Prabowo Tutup 800 BUMN Merugi hingga Akhir 2026, PAL dan Pindad Diselamatkan dari Penjualan
Prabowo umumkan penutupan 800 BUMN merugi hingga akhir 2026.

KALIMANTAN SELATAN — Dalam pidatonya saat meresmikan lima bendungan di Lombok, Jumat (10/7), Prabowo mengungkapkan keterkejutannya terhadap jumlah BUMN yang jauh melampaui perkiraannya. Saat baru dilantik, ia mengira Indonesia hanya memiliki sekitar 300 hingga 400 perusahaan negara. Namun, data yang diterimanya menunjukkan terdapat 1.077 entitas BUMN, belum termasuk anak perusahaan, cucu perusahaan, hingga cicit perusahaan.

"Begitu saya dilantik, saya diberi tahu ada 1.077 BUMN. Itu pun jangan-jangan ada lagi anak perusahaan, cucu perusahaan, ada lagi cicit perusahaan. Begitu cara mereka untuk sembunyi uang negara, sembunyi uang rakyat," ujar Prabowo.

Efisiensi Rp 70 Triliun dari Gaji Direksi

Presiden menegaskan bahwa struktur perusahaan yang berlapis-lapis membuat pengelolaan menjadi tidak efisien dan kerap dimanfaatkan untuk menyembunyikan pengelolaan uang negara. Pembenahan yang dilakukan pemerintah mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan laporan yang diterimanya, sejumlah BUMN yang selama puluhan tahun merugi kini mulai membukukan keuntungan.

"BUMN-BUMN yang merupakan sarang korupsi puluhan tahun, sedikit demi sedikit mulai kita benahi," kata Prabowo.

Pemerintah juga berhasil memangkas biaya operasional secara signifikan. Prabowo menyebut penghematan dari gaji direksi dan biaya overhead saja nilainya mendekati Rp 70 triliun. Angka ini menunjukkan besarnya pemborosan yang terjadi selama ini di tubuh perusahaan pelat merah.

PAL dan Pindad Diselamatkan, Kontrak Senjata dari Arab Saudi

Di sisi lain, Prabowo membatalkan rencana penjualan sejumlah BUMN strategis kepada pihak asing. Perusahaan seperti PT PAL Indonesia, PT Pindad, dan PT Dirgantara Indonesia justru akan diperkuat agar mampu menopang industri pertahanan nasional.

"Tadinya industri pertahanan mau dijual. PT PAL, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia mau dijual. Kita bangkitkan sekarang perusahaan-perusahaan itu," tegasnya.

Hasilnya mulai terlihat. PT PAL kini telah mampu memproduksi kapal perang berteknologi tinggi dan akan membuat kapal-kapal canggih. Sementara PT Pindad memperoleh kontrak dari Arab Saudi untuk memproduksi senjata. "Semua senapan Arab Saudi akan dibangun oleh PT Pindad. Senjata kita teruji," pungkas Prabowo.

Penataan ini menandai perubahan haluan kebijakan BUMN dari sekadar profit oriented menjadi instrumen pembangunan nasional, terutama di sektor pertahanan yang selama ini bergantung pada impor.

Bagikan
Sumber: mediaindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks