KALIMANTAN SELATAN — Kepastian ini disampaikan langsung oleh Yamaha Motor Co., Ltd melalui siaran resmi pada Rabu (1/7/2026). Martin dan Ogura sama-sama meneken kontrak dua musim, berlaku mulai 2027 sampai 2028. Langkah ini sekaligus menjawab spekulasi tentang komposisi rider pabrikan Yamaha di MotoGP yang sempat mengemuka beberapa pekan terakhir.
Martin: Dari Kandidat Juara Jadi Andalan Pabrikan
Jorge Martin bukan nama asing di grid MotoGP. Juara dunia 2024 itu kini memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026, menunjukkan konsistensi performa sejak pindah ke pabrikan lain. Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, menyebut Martin memiliki kecepatan, tekad, dan pola pikir juara yang dibutuhkan tim.
"Kami berharap dia akan memainkan peran penting dalam mendorong peningkatan performa sejak hari pertamanya bersama tim," ujar Pavesio dalam pernyataan resmi.
Ai Ogura: Wajah Masa Depan Yamaha dari Jepang
Di sisi lain, Ai Ogura menjadi simbol ambisi jangka panjang Yamaha. Pebalap Jepang ini dinilai menunjukkan perkembangan pesat dalam satu setengah musim terakhir di kelas utama. Pavesio menambahkan, bakat dan kerja keras Ogura diyakini bakal membawanya ke jajaran pebalap top MotoGP.
"Kami juga sangat bangga menyambut pembalap Jepang ke Tim Pabrikan Yamaha," sambungnya.
Dua Karakter Saling Melengkapi untuk Era Baru
Yamaha memproyeksikan duet Martin dan Ogura sebagai kombinasi ideal. Martin mewakili pengalaman dan agresivitas di puncak persaingan, sementara Ogura membawa energi segar dan potensi pertumbuhan. Pavesio menegaskan kombinasi karakteristik yang saling melengkapi ini akan menjadi kekuatan dahsyat untuk mendongkrak daya saing Yamaha di MotoGP.
Keputusan ini juga menandai kembalinya pembalap Jepang ke tim pabrikan Yamaha di MotoGP setelah beberapa tahun vakum. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat basis pengembangan teknis sekaligus pemasaran di pasar domestik.