KALIMANTAN SELATAN — VMAX VX2 Hub bukan skuter dengan spesifikasi paling mencolok di atas kertas. Namun setelah diuji coba di jalanan New York yang terkenal kasar, skuter ini membuktikan diri sebagai salah satu skuter komuter paling stabil dan bertenaga di kelasnya tahun ini. Performanya terasa seperti skuter dengan dua motor, padahal hanya mengandalkan satu motor hub motor di roda belakang.
Performa Nyata: Akselerasi Responsif dan Kecepatan Puncak 53 km/jam
Motor listrik proprietary VMAX mampu menghasilkan output puncak 1.900 watt. Akselerasinya halus dan mudah dikendalikan, tidak terasa sentakan yang mengganggu. Dalam pengujian, skuter ini mencapai kecepatan puncak sekitar 33 mph (53 km/jam) dengan mudah, bahkan saat digunakan oleh pengendara bertubuh besar sekalipun.
Skuter ini mampu melibas tanjakan hingga 35% dan mendukung bobot pengendara maksimal 287 pon (sekitar 130 kg). Angka ini menjadikannya pilihan yang solid untuk berbagai tipe pengendara, termasuk mereka yang membutuhkan tenaga ekstra saat melintasi jalan menanjak di kota.
Kualitas Berkendara: Suspensi dan Ban 10 Inci yang Empuk
VMAX membekali VX2 Hub dengan suspensi depan oil-damped dan suspensi belakang elastomer. Kombinasi ini, ditambah ban tubeless 10 inci, bekerja efektif meredam guncangan dari aspal rusak, sambungan jalan, hingga lubang. Pijakan kaki selebar 17,95 x 7,40 inci memberikan ruang gerak yang cukup untuk sepatu ukuran 12, sementara setang selebar hampir 40 inci memberikan kontrol stabil saat bermanuver di lalu lintas atau menikung.
Untuk ukuran skuter seberat 57 pon, kualitas redaman getarannya tergolong superior. Skuter ini terasa planted atau menempel di jalan, tidak limbung meski melaju di kecepatan tinggi.
Baterai dan Jangkauan: 874 Wh, Isi Daya 4 Jam
Baterai lithium-ion 48 volt berkapasitas 874 Wh yang telah tersertifikasi UL menjadi sumber tenaga utama. VMAX mengklaim jangkauan maksimal hingga 56 mil (90 km), namun dalam kondisi nyata—dengan bobot pengendara, medan, dan kecepatan bervariasi—jangkauan realistis berkisar antara 25-40 mil (40-64 km) per pengisian daya. Angka ini masih cukup untuk beberapa hari perjalanan komuter tanpa perlu mengecas setiap hari.
Waktu pengisian daya dari kosong hingga penuh hanya memakan waktu lebih dari 4 jam. Cukup cepat untuk ukuran baterai sebesar ini.
Fitur Keamanan dan Aplikasi: Praktis Tanpa Ribet
Skuter ini dilengkapi lampu sein terintegrasi untuk keselamatan saat berpindah jalur, lampu depan dan belakang yang terang, serta tiga sistem pengereman: rem drum depan, rem cakram mekanis belakang, dan rem regeneratif. Dengan rating IPX6, VX2 Hub tahan terhadap jalan basah dan gerimis ringan, meski pengguna tetap disarankan menghindari genangan air.
VMAX tidak mewajibkan pengguna mengunduh aplikasi untuk mengoperasikan skuter. Semua fungsi dasar bisa diakses langsung. Aplikasi VMAX E-Scooter bersifat opsional dan menawarkan fitur tambahan seperti data berkendara real-time, navigasi belokan demi belokan, perencanaan rute, dan prediksi jangkauan berdasarkan kebiasaan berkendara.
Kelebihan dan Kekurangan VMAX VX2 Hub
Hal yang Disukai: Akselerasi bertenaga setara dual-motor, kualitas redaman suspensi sangat baik, bobot 57 pon masih tergolong ringan untuk dibawa ke lantai atas, dan tidak perlu aplikasi untuk penggunaan dasar.
Hal yang Kurang: Desain visual tidak menonjol, jangkauan realistis jauh dari klaim 56 mil, dan tidak cocok untuk dibawa naik turun tangga berkali-kali setiap hari.
Kesimpulan: Skuter Komuter Terbaik untuk Pengendara yang Mengutamakan Performa
VMAX VX2 Hub adalah pilihan tepat bagi komuter perkotaan yang menginginkan akselerasi responsif dan stabilitas berkendara tanpa harus membayar harga skuter dual-motor. Skuter ini sangat cocok untuk pengendara dengan bobot hingga 130 kg yang membutuhkan tenaga tanjakan besar, serta mereka yang tinggal di walk-up apartment dengan tidak lebih dari tiga lantai. Jika Anda mencari skuter yang fungsional, nyaman, dan bertenaga untuk mobilitas harian, VX2 Hub layak masuk daftar pertimbangan utama.