HULU SUNGAI UTARA — Insiden gigitan ular kadut di tengah banjir kembali terjadi di Kalimantan Selatan. Kali ini menimpa seorang warga Desa Palukahan, Kabupaten HSU, yang tengah melintasi genangan air di depan rumahnya pada malam hari. Korban kini tengah mendapatkan perawatan medis intensif.
Korban Melintasi Genangan Saat Banjir, Ular Kadut Mengintai
Peristiwa itu terjadi saat kondisi banjir masih menggenangi sejumlah kawasan di Desa Palukahan. Korban berniat melintasi area yang terendam air di depan rumah, namun tiba-tiba digigit oleh seekor ular kadut yang tidak terlihat karena tersembunyi di dalam air keruh.
Ular kadut dikenal sebagai jenis ular air yang kerap muncul saat banjir. Habitatnya yang berada di rawa dan sungai membuat ular ini sering terbawa arus atau mencari tempat aman di permukiman yang tergenang.
Penanganan Medis dan Bahaya Gigitan Ular Kadut
Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan. Gigitan ular kadut mengandung bisa yang dapat menyebabkan pembengkakan, nyeri hebat, hingga infeksi jika tidak segera ditangani.
Pihak medis setempat masih terus memantau kondisi korban. Belum ada keterangan resmi mengenai jenis racun yang masuk atau apakah korban memerlukan serum anti-bisa.
Banjir Tingkatkan Risiko Pertemuan Manusia dengan Ular Berbisa
Banjir yang melanda sejumlah desa di HSU dalam beberapa pekan terakhir memang meningkatkan risiko kontak antara warga dan satwa liar, terutama ular. Air yang naik memaksa ular keluar dari sarangnya dan kerap masuk ke pemukiman atau bersembunyi di genangan air yang tampak tenang.
Warga diimbau untuk selalu waspada saat beraktivitas di area banjir, terutama pada malam hari. Menggunakan alat penerangan dan menghindari berjalan langsung di genangan air tanpa alas kaki menjadi langkah sederhana yang bisa mengurangi risiko.
Fakta Singkat Seputar Insiden Gigitan Ular di Banjir HSU:
- Lokasi: Desa Palukahan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.
- Jenis ular: Ular kadut, ular air berbisa yang kerap muncul saat banjir.
- Kondisi korban: Mendapat perawatan medis, kondisi masih dipantau.
- Waktu kejadian: Malam hari saat korban melintasi genangan banjir di depan rumah.
Antisipasi Warga dan Pemdes Palukahan ke Depan
Pemerintah Desa Palukahan diharapkan segera mengeluarkan imbauan resmi kepada warganya terkait bahaya satwa liar selama musim banjir. Langkah preventif seperti penyediaan posko kesehatan darurat dan penerangan jalan sementara di titik-titik genangan bisa menjadi solusi jangka pendek.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi daerah lain di Kalsel yang tengah dilanda banjir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gigitan ular di permukiman.