BALANGAN — Cuaca panas yang kerap melampaui 40 derajat Celsius di Tanah Suci menjadi perhatian utama dalam pelepasan jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Balangan tahun ini. Lindawati, Ketua DPRD setempat, secara khusus menyoroti pentingnya menjaga stamina agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
Ancaman Cuaca Panas dan Stamina Jamaah
Lindawati mengingatkan bahwa ibadah haji membutuhkan fisik prima, terutama saat menjalani wukuf di Arafah dan sai antara Safa dan Marwa. Ia meminta jamaah tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh mulai menurun.
“Menjaga kesehatan sangat penting. Jamaah harus memperhatikan pola makan, cukup istirahat dan mengikuti arahan petugas haji agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar,” ujarnya dalam sambutan.
Kekompakan dan Saling Bantu di Tengah Kerumunan
Selain faktor fisik, Lindawati menekankan pentingnya solidaritas antarsesama jamaah asal Balangan. Menurutnya, kebersamaan dan kepedulian menjadi kunci menghadapi mobilitas tinggi di Masjidil Haram dan Madinah.
Ia berharap seluruh jamaah dapat kembali ke daerah dalam keadaan sehat, membawa predikat haji mabrur, serta keberkahan bagi keluarga dan masyarakat.
Pelepasan Dihadiri Bupati dan Forkopimda
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di halaman Masjid Al Akbar. Bupati Balangan, Abdul Hadi, turut hadir bersama keluarga jamaah, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimda yang memberikan doa dan dukungan langsung kepada para calon tamu Allah.