Pencarian

DPKP Kalsel Tanam Padi Varietas Inpari 32 di Lahan Cetak Sawah Rakyat Sungai Tabuk, Target 80 Hektare

Jumat, 15 Mei 2026 • 12:47:01 WIB
DPKP Kalsel Tanam Padi Varietas Inpari 32 di Lahan Cetak Sawah Rakyat Sungai Tabuk, Target 80 Hektare
DPKP Kalsel dan Kementerian Pertanian tanam padi varietas Inpari 32 di lahan cetak sawah rakyat Sungai Tabuk.

BANJAR — DPKP Kalsel menggandeng Kementerian Pertanian dalam penanaman perdana varietas Inpari 32 di lahan seluas 2 hektare. Total area cetak sawah rakyat di Kecamatan Sungai Tabuk mencapai 80 hektare yang akan digarap secara bertahap.

Mengapa Lahan Rawa Dipilih untuk Program Brigade Pangan?

Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, menyebut gerakan ini merupakan sinergi nyata antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat ketahanan pangan di Banua. Lahan di pinggiran Sungai Tabuk dinilai potensial meski memiliki tantangan genangan air.

Penanaman perdana dihadiri Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (PPSDMP) Kementan, Idha Widi Arsanti, dan Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kalsel, Freddy. Mereka meninjau langsung kondisi lahan dan memberikan arahan teknis kepada petani setempat.

Varietas Inpari 32: Pilihan Tepat untuk Lahan Basah?

Pemilihan varietas Inpari 32 bukan tanpa alasan. Benih ini dikenal adaptif terhadap lahan rawa dan memiliki produktivitas tinggi. Langkah ini diharapkan bisa menjadi model bagi daerah lain di Kalimantan Selatan yang memiliki karakteristik geografis serupa.

Para penyuluh pertanian akan mendampingi petani selama satu siklus tanam untuk memastikan teknik budidaya sesuai standar. DPKP Kalsel juga menyiapkan bantuan sarana produksi seperti pupuk dan pestisida organik.

Target Swasembada Pangan Kalsel 2026

Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan peningkatan produksi beras hingga 15 persen pada tahun ini. Program cetak sawah rakyat menjadi salah satu andalan untuk mencapai target tersebut.

“Ini bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di Banua,” ujar Syamsir Rahman saat ditemui di lokasi penanaman, Kamis (14/5/2026).

Ke depan, DPKP Kalsel berencana memperluas program serupa ke kecamatan lain di Kabupaten Banjar dan daerah penyangga pangan lainnya. Koordinasi dengan kelompok tani dan dinas terkait terus dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi benih dan pupuk.

Bagikan
Sumber: wartabanjar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks