BALANGAN — Personel Polres Balangan bersama warga Desa Mampari bahu-membahu melakukan pengecatan ulang pada seluruh bagian Jembatan Merah Putih. Aksi ini menjadi bagian dari persiapan akhir sebelum jembatan tersebut secara resmi dibuka untuk penggunaan publik secara luas.
Pengecatan ini tidak sekadar bertujuan estetika, namun juga sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap pemeliharaan fasilitas umum di wilayah hukum Balangan. Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi turun langsung ke lapangan untuk memastikan pengerjaan berjalan maksimal bersama masyarakat setempat.
Akses Utama Warga Desa Mampari Menyeberangi Sungai
Jembatan Merah Putih memiliki peran strategis bagi mobilitas penduduk di Kecamatan Batumandi. Infrastruktur yang dibangun melalui kolaborasi dengan Polres Balangan ini menjadi urat nadi transportasi masyarakat Desa Mampari untuk menyeberangi sungai saat menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial setiap harinya.
“Dengan penuh semangat kebersamaan, kita bersama personel serta masyarakat bahu-membahu melakukan pengecatan sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum guna kemaslahatan masyarakat,” kata Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi kepada ANTARA, Sabtu.
Selain mempermudah aksesibilitas, keberadaan jembatan dengan tampilan yang segar ini diharapkan mampu memperindah lingkungan pemukiman di sekitarnya. Kehadiran fisik jembatan yang kokoh menjadi solusi nyata atas kendala transportasi air yang selama ini dihadapi warga desa.
Wujud Kedekatan Polri Melalui Budaya Gotong Royong
Keterlibatan langsung aparat kepolisian dalam kegiatan fisik di desa merupakan upaya memperkuat hubungan emosional antara Polri dan warga. AKBP Yulianor Abdi menekankan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat adalah wujud nyata dari keteladanan dan semangat gotong royong yang menjadi akar budaya lokal.
“Kita berharap kegiatan sosial ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian bersama dalam menjaga fasilitas umum serta memperkuat semangat persatuan, nasionalisme dan budaya gotong royong demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman serta harmonis,” tuturnya.
Melalui aksi sosial ini, Polres Balangan juga berupaya menanamkan rasa memiliki di kalangan warga terhadap fasilitas yang sudah dibangun. Pemeliharaan secara swadaya oleh masyarakat di masa depan menjadi kunci agar Jembatan Merah Putih dapat terus dimanfaatkan dalam jangka panjang.