BANJARBARU — Dinas Sosial Kalimantan Selatan menindaklanjuti arahan Gubernur Kalsel dengan berkoordinasi bersama Dinsos Banjarbaru untuk menyiapkan lokasi pemakaman korban KM Virgo Transport 8. Lahan yang dipilih merupakan aset Pemerintah Kota Banjarbaru di TPU Guntung Harapan, Landasan Ulin.
Kepala Dinsos Kalsel Muhammad Farhanie menyatakan lokasi pemakaman massal direncanakan terpusat di satu titik tersebut. Tidak ada tempat pemakaman serupa yang disiapkan di Banjarmasin.
Rencana penyediaan lahan berangkat dari surat permohonan Basarnas kepada Gubernur Kalsel. Instansi pencarian dan pertolongan itu meminta dukungan pemerintah daerah untuk menyiapkan lokasi pemakaman massal sekaligus monumen bagi korban yang belum ditemukan.
Farhanie menyebut pihaknya bergerak setelah menerima arahan gubernur. Koordinasi lintas daerah pun dilakukan karena lahan yang dipakai berada di wilayah administrasi Banjarbaru, bukan Banjarmasin.
"Setelah mendapatkan arahan dari Bapak Gubernur, kami menindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Dinsos Banjarbaru. Untuk lokasi pemakaman, sudah diputuskan di TPU Guntung Harapan, Landasan Ulin," ujarnya, Kamis (5/11/2026).
Selain pemakaman, Pemprov Kalsel merencanakan pembangunan monumen untuk mengenang para korban. Lokasinya diarahkan di kawasan pemakaman yang sama, TPU Guntung Harapan.
Bentuk monumen dan waktu pembangunannya belum ditetapkan. Farhanie menyatakan realisasi bergantung pada ketersediaan anggaran dan perkembangan koordinasi dengan Basarnas.
"Untuk monumennya nanti menyesuaikan ketersediaan anggaran. Yang jelas, untuk lahannya sudah diputuskan oleh Bapak Gubernur di TPU Guntung Harapan," jelasnya.
Penyediaan lahan disebut sebagai langkah antisipasi. Pemerintah menyiapkannya untuk kemungkinan korban tidak berhasil ditemukan atau jenazah yang ditemukan tidak dapat dikenali.
Hingga kini sejumlah korban KM Virgo Transport 8 masih dalam proses pencarian. Koordinasi penanganan tetap mengacu pada perkembangan operasi yang dijalankan Basarnas di perairan Kalsel.