Xreal One Pro+ Rilis Global, Kecerahan Layar Naik Jadi 1.200 Nits

Penulis: Arif Budiman  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 21:08:01 WIB
Xreal One Pro+ resmi dirilis global dengan kecerahan layar 1.200 nits.

KALIMANTAN SELATAN — Xreal resmi merilis Xreal One Pro+ dengan tingkat kecerahan layar 1.200 nits, naik dari 700 nits pada model Pro sebelumnya. Kacamata AR ini dibanderol USD 599 atau sekitar Rp10 jutaan, sama dengan harga model Pro yang turun permanen dari USD 769. Belum ada konfirmasi apakah versi ini akan masuk pasar Indonesia.

Xreal One Pro+ memakai panel Sony Micro-OLED berukuran 0,55 inci dengan resolusi 1920 x 1200 piksel. Layarnya mendukung refresh rate 120Hz, sehingga konten bergerak tampil lebih mulus dibanding generasi sebelumnya.

Peningkatan lain ada di fitur konversi konten 2D ke 3D yang kini menyentuh 60 FPS, dua kali lipat dari 30 FPS di model Pro. Xreal juga menyematkan AI HDR untuk memperbaiki kualitas visual secara otomatis.

Spesifikasi Inti Xreal One Pro+

Dapur pacunya mengandalkan chip X1 spatial computing dengan latensi M2P hanya 3 milidetik. Sudut pandang tetap 57 derajat, dengan ukuran layar virtual yang bisa mencapai 556 inci.

Desain bantalan hidungnya diperbarui dengan area kontak lebih luas. Tujuannya agar kacamata lebih stabil dan nyaman dipakai dalam sesi panjang.

Untuk koneksi, perangkat ini memakai USB-C dan mensyaratkan perangkat sumber yang mendukung DisplayPort Alt Mode. Artinya, pengguna butuh smartphone, laptop, atau konsol yang kompatibel agar kacamata bisa berfungsi.

Harga dan Posisi di Lini Produk

Xreal mematok harga MSRP global Xreal One Pro+ mulai USD 599 atau setara Rp10 jutaan. Angka itu sama dengan harga model Pro yang diturunkan permanen dari USD 769.

Keputusan mempertahankan harga di level yang sama, meski ada sejumlah peningkatan spesifikasi, membuat One Pro+ menjadi opsi menarik di segmen kacamata AR kelas menengah. Pengguna mendapat kecerahan lebih tinggi dan konversi 3D lebih cepat tanpa tambahan biaya.

Kapan Masuk Indonesia?

Xreal One Pro sebelumnya sempat dijual di Indonesia dengan harga sekitar Rp14 jutaan. Selisih dengan harga global USD 599 cukup lebar, kemungkinan karena pajak impor dan biaya distribusi.

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari Xreal soal rencana memboyong One Pro+ ke Tanah Air. Pengguna Indonesia yang berminat kemungkinan masih harus menunggu pengumuman distributor lokal atau membeli lewat jalur impor.

Pasar kacamata AR di Indonesia sendiri masih tergolong niche. Harganya yang masih di atas Rp10 juta membuat perangkat ini lebih menyasar segmen profesional dan penggemar gadget awal, bukan konsumen massal.

Reporter: Arif Budiman
Sumber: gadget.jagatreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top