ASUS ExpertBook P5 G2 AMD Resmi di Indonesia, Laptop AI dengan RAM 96 GB

Penulis: Benny Surbakti  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:48:01 WIB
ASUS ExpertBook P5 G2 dengan prosesor AMD Ryzen AI dan dukungan RAM hingga 96 GB diperkenalkan untuk pasar Indonesia di Surabaya, Kamis (27/8/2026).

KALIMANTAN SELATAN — ASUS menambah jajaran laptop segmen bisnisnya di Indonesia melalui ExpertBook P5 G2. Perangkat yang diumumkan di Surabaya pada Kamis (27/8/2026) ini dirancang untuk menjawab kebutuhan profesional yang mengandalkan aplikasi berbasis AI dalam rutinitas kerja harian, baik di kantor maupun saat bekerja jarak jauh.

Laptop ini menjadi salah satu opsi bagi pengguna yang menginginkan perangkat dengan kemampuan upgrade jangka panjang. Alih-alih mengganti unit setiap dua tahun, pengguna cukup menambah kapasitas RAM atau memasang SSD kedua saat kebutuhan penyimpanan data meningkat.

Spesifikasi Utama ASUS ExpertBook P5 G2

  • Prosesor: AMD Ryzen AI 7 445 (8 core, akselerasi neural hingga 50 NPU TOPS) untuk unit ritel Indonesia; varian project tersedia hingga AMD Ryzen AI 9 HX 470 (12 core/24 thread, 5,2 GHz, 55 NPU TOPS)
  • RAM: hingga 96 GB DDR5 5600 MT/s (dua slot SO-DIMM, dapat di-upgrade)
  • Penyimpanan: hingga 3 TB dual-SSD M.2 PCIe 4.0 (slot 2280 dan 2230)
  • Layar: 14 inci 16:10 — panel IPS 2,5K (2560×1600, 100% sRGB, 400 nits, refresh rate 144 Hz) atau panel OLED (1920×1200, 100% DCI-P3, 300 nits)
  • Kamera web: hingga 5MP dengan sensor inframerah
  • Sistem operasi: Windows Copilot+ PC

Dengan TDP hingga 45 watt, performa laptop ini dijaga stabil oleh teknologi manajemen termal ASUS ExpertCool yang membuang panas secara efisien. Sistem ini juga menekan suara kipas agar ruang kerja tetap tenang saat prosesor bekerja pada beban puncak.

Fitur AI untuk Produktivitas Harian

ASUS membenamkan platform MyExpert sebagai asisten cerdas terpadu di laptop ini. Fiturnya mencakup penulisan dan pengelolaan surel berbasis AI, perangkuman notulen rapat otomatis, serta pencarian dokumen cepat. Dukungan NPU khusus juga memungkinkan perangkat memanfaatkan penuh fitur Windows Copilot+, termasuk terjemahan bahasa secara real-time.

Untuk kebutuhan konferensi video, peredam bising berbasis AI menyaring gangguan dari lingkungan sekitar. Kamera web 5MP secara otomatis menyesuaikan pencahayaan dan pembingkaian gambar agar pengguna tetap terlihat profesional saat panggilan video dari lokasi publik sekalipun.

Dua Pilihan Panel untuk Kebutuhan Berbeda

Pilihan layar pada ExpertBook P5 G2 disesuaikan dengan jenis pekerjaan pengguna. Panel OLED dengan cakupan warna DCI-P3 100% ditujukan bagi kreator yang meninjau materi kampanye atau memastikan akurasi warna sebelum dikirim ke klien. Sementara itu, panel IPS 144 Hz memberi pengalaman scrolling data dashboard dan pemutaran video yang lebih mulus saat presentasi tim.

Ketahanan dan Keamanan Kelas Enterprise

ASUS menyatakan ExpertBook P5 G2 telah lulus uji ketahanan standar militer. Aspek keamanan juga menjadi perhatian utama dengan dukungan sensor inframerah untuk fitur pengenalan wajah Windows Hello, memastikan perangkat hanya dapat diakses oleh pemiliknya.

Eric Khoven, Commercial Director ASUS Indonesia, menyampaikan bahwa segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas. "Melalui ASUS ExpertBook P5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia," ujarnya.

Ketersediaan dan Target Pasar

ASUS belum mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia. Perangkat ini diposisikan untuk profesional hybrid, konsultan keuangan, pemimpin bisnis skala kecil-menengah, serta pengguna yang membutuhkan laptop dengan kemampuan upgrade memori dan penyimpanan untuk memperpanjang masa pakai perangkat.

Dengan skenario pemakaian seperti menjalankan spreadsheet berukuran besar, aplikasi analitik AI, dan panggilan video secara bersamaan, laptop ini menawarkan solusi bagi pengguna yang tidak ingin membeli unit baru dalam waktu singkat.

Reporter: Benny Surbakti
Sumber: kilasjatim.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top