KALIMANTAN SELATAN — Salah satu perubahan paling signifikan ada pada menu klik kanan atau context menu. Di build Windows 11 Insider terbaru, Microsoft memperkenalkan menu yang lebih cepat dan bisa dikustomisasi. Pengguna kini bisa membersihkan item default yang jarang dipakai serta mengelola aplikasi pihak ketiga yang sering "menyumbat" menu tersebut.
Pembaruan ini menjawab keluhan lama pengguna soal menu konteks yang terasa berantakan dan lambat. Dengan opsi baru ini, pengguna bisa menyematkan aplikasi yang sering digunakan dan menyembunyikan yang tidak perlu, membuat alur kerja jadi lebih efisien.
File Explorer juga mendapat perhatian besar. Daniel Rubino dan Zac Bowden dalam podcast-nya membahas bahwa Microsoft telah menghadirkan peningkatan performa masif yang menghilangkan jeda dan hang yang sering terjadi. Polesan antarmuka (UI) juga ikut disertakan agar tampilannya lebih modern dan konsisten.
Perbaikan ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang sering bekerja dengan banyak file dan folder. Aktivitas memindahkan atau menyalin file dalam jumlah besar diharapkan tidak lagi terasa berat.
Windows 11 juga kedatangan fitur baru berupa toggle di pengaturan yang memungkinkan pengguna memaksa aplikasi tertentu untuk selalu terbuka dalam mode layar penuh (full-screen). Fitur ini berguna bagi pengguna yang ingin fokus bekerja atau menggunakan aplikasi tertentu tanpa gangguan elemen lain di layar.
Meski terlihat sederhana, opsi ini merupakan peningkatan kualitas hidup yang signifikan, terutama bagi pengguna laptop dengan layar kecil yang ingin memaksimalkan ruang tampilan.
Podcast tersebut juga membahas hasil studi dari Signal 65 yang mengejutkan banyak pihak. Prosesor Qualcomm Snapdragon X2 generasi terbaru terbukti mampu mengungguli chip Intel dan AMD dalam pengujian laptop terkini. Hasil ini menunjukkan lompatan besar bagi arsitektur ARM dalam persaingan performa laptop kelas atas.
Temuan ini menjadi sinyal kuat bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan laptop berbasis ARM. Efisiensi daya dan performa yang ditawarkan Snapdragon X2 bisa menjadi alternatif serius di luar dominasi arsitektur x86.
Secara keseluruhan, episode podcast Windows Central edisi ke-402 ini merangkum berbagai peningkatan kualitas yang telah dirilis sejak Maret 2025. Selain menu klik kanan dan File Explorer, ada sejumlah perbaikan kecil lain yang secara kolektif membuat sistem operasi ini terasa lebih matang dan stabil.
Bagi pengguna di Indonesia, pembaruan ini menegaskan bahwa Windows 11 kini lebih layak untuk dijadikan sistem operasi utama, baik untuk produktivitas harian maupun kebutuhan multimedia. Disarankan untuk selalu memperbarui sistem melalui Windows Update agar mendapatkan perbaikan terbaru secara bertahap.