KALIMANTAN SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus berbenah menjelang target kunjungan wisatawan tahun 2026. Setelah mencatat 60 ribu kunjungan pada 2025, angka tersebut diharapkan naik dengan peningkatan kualitas pelayanan di destinasi pantai. Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Afrizal, menegaskan bahwa rasa aman, tertib, dan kebersihan menjadi prioritas utama yang harus dijamin oleh pengelola setempat.
Kabupaten ini memiliki garis pantai yang panjang di pesisir barat khatulistiwa. Setidaknya ada delapan destinasi pantai yang berjejer, mulai dari Katiagan, Mandiangin, Muaro Bingung Kinali, hingga Pantai Air Bangis di ujung utara. Masing-masing punya karakteristik yang berbeda, tapi dua nama paling menonjol adalah Pantai Sasak dan Pantai Air Bangis.
Pantai Sasak di Kecamatan Sasak Ranah Pahisia menawarkan hamparan pohon mahoni yang rindang di tepi pantai, cocok untuk bersantai bersama keluarga. Berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat kota Simpang Empat, pantai ini selalu ramai dikunjungi. Sementara itu, Pantai Indah Maligi yang berada di kecamatan yang sama menyuguhkan pasir putih dan kawasan konservasi penyu, menjadikannya lokasi yang menarik untuk wisata edukasi.
Berbeda dengan Pantai Sasak, Pantai Air Bangis di Kecamatan Sungai Beremas menawarkan pengalaman budaya. Berjarak sekitar 70 kilometer dari Simpang Empat, lokasi ini tidak hanya menyajikan pemandangan laut, tetapi juga pusat kerajinan sulaman bonang omeh (benang emas) khas daerah tersebut. Wisatawan juga bisa melihat langsung proses pengolahan ikan asin dan pembuatan batik di Desa Baru.
Dari pusat Kota Simpang Empat, perjalanan menuju Pantai Sasak memakan waktu sekitar 30-45 menit menggunakan kendaraan pribadi. Akses jalan menuju lokasi terus dibenahi secara bertahap oleh pemerintah kabupaten. Untuk mencapai Pantai Air Bangis, traveler perlu menempuh perjalanan lebih jauh sekitar 70 kilometer ke arah utara, dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam tergantung kondisi lalu lintas.
Informasi resmi mengenai tarif masuk terbaru belum dirilis secara detail oleh Dinas Pariwisata Pasaman Barat. Namun, pemerintah kabupaten secara bertahap membangun fasilitas pendukung seperti area parkir, toilet umum, dan rumah panggung di beberapa titik pantai. Pembenahan jalan akses juga terus dilakukan untuk kenyamanan pengunjung. Untuk informasi terkini mengenai harga tiket dan jam operasional, disarankan menghubungi dinas pariwisata setempat sebelum berangkat.
Waktu terbaik untuk menikmati pantai di Pasaman Barat adalah pagi hari atau sore menjelang matahari terbenam. Datanglah di hari kerja biasa jika ingin menghindari keramaian akhir pekan. Jangan lupa mencoba kuliner lokal seperti rendang lokan yang hanya bisa ditemukan di kawasan Pantai Indah Maligi.
Dengan kombinasi keindahan alam, kerajinan lokal, dan kuliner yang khas, rangkaian pantai di Pasaman Barat bisa menjadi alternatif liburan keluarga yang menarik di Sumatera Barat. Durasi ideal untuk menjelajahi beberapa destinasi pantai dalam satu kali perjalanan adalah sekitar 2-3 hari.