BANJARMASIN — PT PLN (Persero) menyatakan pasokan listrik pada Sistem Interkoneksi Kalimantan telah pulih sepenuhnya. Perusahaan saat ini memprioritaskan penguatan keandalan jaringan untuk menjaga stabilitas pasokan bagi masyarakat dan industri di Kalimantan Selatan.
Pemulihan ini menjadi kabar baik bagi warga dan pelaku usaha di Banjarmasin dan sekitarnya yang sempat merasakan dampak gangguan pasokan beberapa waktu lalu. PLN bergerak cepat melakukan normalisasi sistem setelah terjadi kendala pada salah satu gardu induk.
PLN tidak hanya berhenti pada pemulihan. Manajemen perusahaan telah menyusun sejumlah strategi jangka pendek dan menengah untuk memperkuat infrastruktur kelistrikan di wilayah tersebut. Fokus utama adalah pada pemeliharaan preventif dan peningkatan kapasitas cadangan.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh terhadap seluruh komponen sistem interkoneksi. Keandalan pasokan adalah prioritas utama kami,” ujar salah satu pejabat PLN di Kalimantan Selatan dalam pernyataan resminya, Senin lalu.
Dengan kembalinya pasokan normal, aktivitas produksi pabrik, operasional rumah sakit, dan pelayanan publik diharapkan berjalan tanpa hambatan. Sejumlah pengusaha UMKM di Banjarmasin menyambut baik pemulihan ini karena aktivitas produksi mereka kembali stabil.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap melaporkan jika menemukan potensi gangguan pada jaringan listrik di lingkungan masing-masing. Laporan cepat dari warga dinilai membantu mempercepat respons teknis di lapangan.
Ke depan, PLN menargetkan tingkat keandalan sistem interkoneksi Kalimantan bisa mencapai standar nasional. Sejumlah proyek pemasangan jaringan baru dan modernisasi gardu induk di Kalimantan Selatan sudah masuk dalam rencana kerja tahun ini.
Perusahaan juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik, terutama saat musim kemarau dan hari besar keagamaan yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi daya.