8 Pusat Kuliner Malam di Kalimantan Selatan yang Selalu Ramai, Wajib Coba untuk Wisatawan dan Warga Lokal

Penulis: Wahyudi Santoso  •  Senin, 13 Juli 2026 | 18:47:01 WIB
Pengunjung memadati deretan tenda kuliner malam di Jalan Pangeran Samudera, Banjarmasin, dengan aneka hidangan khas Banjar seperti soto dan ketupat kandangan.

Bagi warga Banjarmasin dan sekitarnya, malam hari adalah waktu yang tepat untuk berburu makanan. Suara hiruk-pikuk pedagang, aroma sate yang membakar, dan dinginnya es campur menjadi pemandangan biasa di sejumlah titik kota. Setelah saya beberapa kali menyusuri jalan-jalan utama di Kalimantan Selatan, ada beberapa lokasi yang benar-benar menjadi magnet pengunjung, bukan hanya karena rasanya, tapi juga karena atmosfernya yang khas.

Berikut delapan pusat kuliner malam yang selalu ramai, mulai dari area pasar tradisional hingga pinggir sungai.

1. Pasar Malam Jalan Pangeran Samudera

Di pusat Kota Banjarmasin, Jalan Pangeran Samudera berubah wajah setiap malam. Ribuan lampu dari tenda-tenda kecil menerangi deretan penjual soto Banjar, ketupat kandangan, dan aneka gorengan. Tempat ini menjadi titik temu paling mudah bagi perantau yang baru tiba di Banjarmasin.

Tips praktis: datang sebelum pukul 19.00 jika ingin tempat duduk strategis. Setelah itu, antrean bisa memakan waktu 15-20 menit. Aksesnya tepat di samping Masjid Raya Sabilal Muhtadin, jadi Anda bisa shalat Isya dulu sebelum berburu makanan.

2. Kuliner Malam di Sepanjang Jalan Ahmad Yani (Km 4-6)

Bukan rahasia lagi bahwa ruas Jalan Ahmad Yani dari Km 4 hingga Km 6 adalah surga bagi pencinta sate. Hampir setiap malam, warung-warung sate khas Banjar seperti sate buntel dan sate kambing muda berjejer. Yang menarik, beberapa pedagang sudah berjualan sejak tahun 1990-an dan tetap eksis hingga kini.

Pengalaman pribadi saya, porsi di sini cukup besar. Satu porsi sate buntel biasanya sudah cukup untuk dua orang dewasa. Jangan lupa minta sambal masak khas Banjar yang pedasnya nendang.

3. Pasar Terapung Muara Kuin (Versi Malam Hari)

Banyak yang mengira Pasar Terapung hanya ramai di pagi hari. Faktanya, di malam hari, beberapa perahu mulai berlabuh di Muara Kuin dengan menu berbeda: aneka gorengan hangat, pisang goreng, dan kopi hitam khas Kalimantan. Suasana lebih tenang, cocok untuk yang ingin menikmati angin sungai sambil ngobrol santai.

Waktu terbaik adalah antara pukul 18.30 hingga 20.00. Anda bisa menyewa kelotok (perahu motor kecil) untuk mendekati perahu-perahu pedagang. Negosiasi harga sewa perahu biasanya dimulai dari angka yang wajar untuk perjalanan 30 menit.

4. Kawasan Kuliner Jalan Belitung Darat

Di Banjarmasin Tengah, Jalan Belitung Darat dikenal sebagai pusat jajanan malam yang lebih modern. Banyak anak muda berkumpul di sini untuk menikmati mie bancir, nasi goreng kambing, dan minuman kekinian. Bedanya dengan pasar malam lain, tempat ini lebih terang dan bersih, dengan beberapa tenda yang menyediakan meja panjang.

Harga bervariasi, cek langsung ke tempatnya. Yang pasti, porsi mie bancir di sini cukup besar dengan topping daging sapi yang melimpah.

5. Pasar Malam Simpang Empat Banjarbaru

Bagi yang berada di Banjarbaru, Simpang Empat adalah pusat keramaian malam yang wajib dikunjungi. Lokasinya persis di perempatan utama kota, dekat dengan Taman Van Der Pijl. Di sini, Anda bisa menemukan soto Banjar asli, nasi kuning, dan aneka jajanan pasar tradisional seperti apam barabai.

Tips: parkir kendaraan agak terbatas karena lokasinya di pusat kota. Lebih baik parkir di area Taman Van Der Pijl dan jalan kaki sekitar 100 meter. Suasana malam di sini ramai hingga pukul 22.00.

6. Pusat Jajanan Malam Jalan Pramuka (Kawasan Kayu Tangi)

Di Banjarmasin Utara, Jalan Pramuka atau yang lebih dikenal dengan kawasan Kayu Tangi, memiliki deretan warung tenda yang menjual ketupat kandangan dan soto banjar. Uniknya, beberapa pedagang di sini sudah berjualan turun-temurun. Saya pernah ngobrol dengan salah satu penjual yang mengaku mulai berjualan sejak tahun 2005.

Ciri khas di sini adalah sambal masaknya yang kental dan pedas. Kalau tidak kuat pedas, minta sambal dipisah saja. Porsi ketupat kandangan biasanya sudah termasuk lauk pauk seperti ikan haruan goreng atau daging sapi.

7. Pasar Malam Jalan Gubernur Soebardjo (Banjarmasin Barat)

Jalan Gubernur Soebardjo di Banjarmasin Barat menjadi pilihan tepat bagi yang ingin mencicipi aneka gorengan dan minuman tradisional. Lokasinya tidak terlalu ramai dibandingkan pusat kota, tapi pengunjung setianya banyak. Saya sering melihat keluarga besar duduk lesehan di tikar sambil menikmati pisang goreng dan kopi.

Suasana lebih santai dan kekeluargaan. Cocok untuk yang ingin menghindari keramaian berlebihan. Cek jam operasional terbaru sebelum berkunjung karena beberapa pedagang tutup lebih awal jika hujan.

8. Kawasan Kuliner Malam di Sekitar Pasar Cempaka (Banjarbaru)

Pasar Cempaka di Banjarbaru tidak hanya ramai di pagi hari. Malam harinya, area parkir pasar berubah menjadi lapak-lapak jajanan. Di sini, Anda bisa menemukan sate khas Banjar, nasi bebek, dan aneka minuman segar seperti es kelapa muda dan es campur.

Yang menarik, banyak pedagang yang menggunakan gerobak dorong khas Banjar dengan hiasan lampu warna-warni. Harganya cenderung lebih murah dibandingkan di pusat kota, namun kualitasnya tidak kalah. Pastikan datang sebelum pukul 20.00 untuk mendapatkan pilihan makanan yang masih lengkap.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa makanan khas Kalimantan Selatan yang paling populer di malam hari?
Soto Banjar dan Ketupat Kandangan adalah dua ikon kuliner malam yang paling mudah ditemukan. Keduanya memiliki cita rasa gurih dengan rempah khas seperti kayu manis dan cengkeh.

2. Apakah semua pusat kuliner malam buka setiap hari?
Sebagian besar buka setiap hari, terutama di akhir pekan. Namun, beberapa pedagang di Pasar Terapung Muara Kuin (versi malam) mungkin tidak beroperasi jika cuaca buruk atau air sungai pasang.

3. Berapa kisaran biaya untuk makan di pusat kuliner malam Banjarmasin?
Harga bervariasi, cek langsung ke tempatnya. Secara umum, untuk satu porsi soto Banjar atau ketupat kandangan, Anda bisa mengeluarkan biaya yang wajar untuk ukuran makanan kaki lima.

4. Bagaimana cara terbaik menuju pusat kuliner malam di Banjarmasin?
Menggunakan kendaraan pribadi atau ojek online adalah pilihan paling praktis. Untuk Pasar Terapung Muara Kuin, Anda perlu menyewa kelotok dari dermaga kecil di sekitar Muara Kuin.

5. Apakah ada pilihan makanan non-pedas di pusat kuliner malam?
Ada. Banyak pedagang menyediakan sambal terpisah, jadi Anda bisa meminta makanan tanpa sambal. Nasi kuning, aneka gorengan, dan es campur juga aman untuk yang tidak suka pedas.

Delapan titik kuliner malam di Kalimantan Selatan ini bukan sekadar tempat makan, melainkan cerminan budaya masyarakat Banjar yang ramah dan gemar berkumpul. Setiap kunjungan ke lokasi-lokasi tersebut akan memberikan pengalaman berbeda, tergantung waktu dan hidangan yang Anda pilih. Pastikan untuk selalu mengecek kondisi cuaca dan jam operasional terkini sebelum berangkat, karena beberapa pedagang mungkin tutup lebih awal atau pindah lokasi sementara.

Reporter: Wahyudi Santoso
Back to top