PLN UID Kalselteng Salurkan 12 Ekor Sapi Kurban untuk Warga di 7 Kabupaten/Kota, Senyum Penerima Warnai Idul Adha

Penulis: Wahyudi Santoso  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 15:04:56 WIB
PLN UID Kalselteng menyalurkan 12 ekor sapi kurban kepada masyarakat di 7 kabupaten/kota.

BANJARMASIN — Pembagian hewan kurban menjadi tradisi tahunan PLN UID Kalselteng yang kali ini melibatkan seluruh unit pelaksana di dua provinsi. General Manager PLN UID Kalselteng, Ahmad Syauki, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

12 Ekor Sapi untuk 7 Titik Wilayah

Dari total 12 ekor sapi yang disembelih, distribusi dilakukan secara merata ke sejumlah titik. Beberapa di antaranya adalah Masjid Al-Ikhlas dan Panti Asuhan Aisyiyah di Banjarmasin, serta Pondok Pesantren Al-Istiqamah di Banjarbaru.

“Kami berharap hewan kurban ini bisa bermanfaat dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima, terutama mereka yang kurang mampu,” ujar Ahmad Syauki dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin pekan lalu.

Daging Kurban Langsung Disalurkan ke Warga

Proses penyembelihan dilakukan di hari raya Idul Adha dan hari tasyrik. Panitia dari masing-masing unit PLN di lapangan langsung mendistribusikan daging segar ke penerima manfaat.

Di Kota Banjarmasin, warga sekitar Masjid Al-Ikhlas tampak antusias mengantre pembagian daging. Seorang penerima, Siti Rahmah (45), mengaku senang karena bisa merayakan Idul Adha dengan lauk daging sapi. “Alhamdulillah, tahun ini dapat bagian. Terima kasih PLN,” katanya.

Fakta Singkat Kurban PLN UID Kalselteng 1447 H

  • Total hewan kurban: 12 ekor sapi
  • Wilayah penerima: 7 kabupaten/kota di Kalsel dan Kalteng
  • Sasaran: masjid, panti asuhan, pondok pesantren, dan warga kurang mampu
  • Pelaksanaan: hari raya Idul Adha dan hari tasyrik

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. Selain kurban, perusahaan juga rutin menggelar aksi sosial lain seperti donor darah dan bantuan bencana alam di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Reporter: Wahyudi Santoso
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top