BANJARMASIN — Pelaksanaan ibadah kurban di Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (Uniska MAB) pada Iduladha 1447 H berlangsung khidmat. Kegiatan penyembelihan sepuluh ekor sapi digelar di kawasan Jalan Adhyaksa oleh pihak manajemen dan yayasan kampus.
Rektor Uniska MAB, Mochammad Zainul, menegaskan peningkatan jumlah hewan kurban dari delapan ekor pada tahun sebelumnya menjadi sepuluh ekor merupakan indikator nyata meningkatnya kesadaran berbagi di lingkungan kampus. Ia menyebut peningkatan itu tidak hanya soal angka, tetapi juga cerminan tumbuhnya semangat kolektif untuk berkontribusi.
Menurut Mochammad Zainul, Iduladha mengandung pesan mendalam tentang keikhlasan dan pengorbanan. Momentum ini, lanjutnya, juga menjadi pengingat bagi sivitas akademika untuk menekan sifat berlebihan terhadap hal duniawi serta menghindari sikap egois yang dapat merusak nilai kemanusiaan.
Ia menambahkan bahwa ibadah kurban bukan sekadar ritual individual, melainkan memiliki dimensi sosial yang kuat. “Semangat berkurban harus mampu membentuk pribadi yang lebih peduli dan berempati,” tuturnya.
Melalui distribusi daging kurban, Uniska MAB berupaya menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat sekitar kampus. Rektor berharap kegiatan ini mampu membangun solidaritas sosial sekaligus menanamkan nilai-nilai religius yang relevan di tengah kehidupan modern.
Kegiatan kurban ini menjadi agenda tahunan Uniska MAB yang terus menunjukkan peningkatan partisipasi dari sivitas akademika. Tahun ini, kampus mencatat ada sepuluh ekor sapi yang disembelih, naik dua ekor dari tahun sebelumnya.