Pencarian

Chef MasterChef Yulita Sebut Kuliner Kalsel Tak Hanya Soto Banjar, Ikan Patin Banjar Jadi Andalan

Rabu, 12 Agustus 2026 • 12:59:01 WIB
Chef MasterChef Yulita Sebut Kuliner Kalsel Tak Hanya Soto Banjar, Ikan Patin Banjar Jadi Andalan
Koki Yulita Intan Sari memaparkan potensi kuliner Kalimantan Selatan di acara "Ini Rasa Kita 2026" di Jakarta, Selasa.

JAKARTA — Kuliner Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas di kancah nasional, tidak hanya bertumpu pada Soto Banjar yang selama ini melekat di benak masyarakat. Hal ini disampaikan Koki Yulita Intan Sari, alumni MasterChef Indonesia Musim 5, dalam acara "Ini Rasa Kita 2026" di Jakarta, Selasa.

Yulita yang merupakan putra daerah Kalsel menilai kekayaan kuliner setempat bisa menjadi ruang pengembangan kreasi makanan tanpa meninggalkan karakter bahan dan cita rasa aslinya. Menurut dia, masih banyak hidangan khas yang layak untuk diperkenalkan ke luar wilayah asalnya.

Deretan Kuliner Khas Kalsel Selain Soto Banjar

Yulita menyebutkan beberapa kuliner yang menurutnya potensial untuk diangkat, seperti Ayam Bom, Ketupat Kandangan, serta berbagai olahan ikan khas Banjarmasin. "Ada Ayam Bom, kalau di kuliner Kalsel, Banjarmasin itu ada Ketupat Kandangan, ada olahan-olahan ikan," ujarnya.

Keunggulan kuliner Kalsel tidak lepas dari kekayaan alamnya. Yulita menegaskan bahwa karakter ikan yang digunakan dalam masakan daerah setempat memiliki cita rasa berbeda karena berasal dari perairan sungai.

"Ikan kita punya air sungainya, memang bikin rasa ikan kita itu berbeda," kata Yulita dalam pernyataannya.

Ikan Patin Banjar: Rekomendasi Wajib Dicoba

Di antara beragam olahan ikan, Yulita secara khusus merekomendasikan ikan patin sebagai hidangan yang patut dicoba ketika berkunjung ke Kalimantan Selatan. Ia menyebut ikan patin asal Banjar memiliki kualitas terbaik.

"Ikan patin the best, the best of the best. Patin ada di Banjar," ujarnya.

Yulita menilai pengenalan kuliner daerah perlu dilakukan dengan cara mengeksplorasi makanan yang belum banyak diketahui masyarakat. Langkah ini dinilai dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak makanan khas daerah untuk dikenal di luar wilayah asalnya.

Kekayaan Rempah Jadi Modal Kuliner Nusantara

Senada dengan Yulita, Runner Up MasterChef Indonesia Musim 6 Koki Firhan Ashari menilai Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luas berkat dukungan beragam bahan dan rempah. Menurutnya, rempah-rempah yang melimpah dapat diolah menjadi berbagai hidangan.

"Karena rempah-rempah pun kita punya banyak banget. Bermacam-macam rempah yang bisa diolah jadi satu menu, satu hidangan," ujar Firhan.

Pernyataan kedua chef tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong bagi pemangku kepentingan di daerah untuk lebih gencar mempromosikan potensi kuliner lokal, mengingat kekayaan gastronomi Indonesia yang beragam dan tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks