KALIMANTAN SELATAN — Baterai eksternal MagSafe memang identik dengan desain yang praktis, tapi LISEN mencoba menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar "powerbank tempel". Produk terbaru mereka, LISEN Qi2.2 MagSafe Battery, tidak hanya menawarkan kecepatan pengisian yang lebih tinggi, tetapi juga memecahkan masalah klasik pengguna: kabel yang mudah hilang.
Kecepatan Qi2.2 dan Manajemen Panas
Standar pengisian nirkabel MagSafe konvensional kerap dianggap lambat dan menghasilkan panas berlebih, terutama saat digunakan untuk menambah daya darurat di sela perjalanan. LISEN mengklaim produk ini mendukung standar Qi2.2, yang saat ini menjadi protokol pengisian MagSafe tercepat yang tersedia, dengan output daya nirkabel hingga 25 watt.
Untuk mengatasi potensi penurunan performa akibat panas, LISEN membekali baterai ini dengan sistem kontrol termal aktif. Selain itu, mereka menggunakan sel baterai berkelas kendaraan listrik (EV-grade cells) yang dirancang agar suhu tetap terkendali, sehingga daya dapat dialirkan mendekati kapasitas maksimumnya secara konsisten.
Solusi Kabel Tersembunyi di Lanyard
Fitur paling menarik dari perangkat ini justru terletak pada penanganan kabel USB-C. Baterai ini dilengkapi kabel USB-C 65 watt yang dapat dilepas, fungsional untuk mengisi daya perangkat lain seperti AirPods atau Kindle. Namun, yang membuatnya unik adalah mekanisme penyimpanannya.
Ketika tidak digunakan, kabel tersebut dapat dijepitkan ke lanyard berbahan woven yang menempel di bodi baterai. Sistem ini mengunci kabel dengan aman, mencegahnya tercecer di dasar tas saat bepergian. "Saya belum pernah melihat fitur ini di baterai MagSafe sebelumnya," tulis Bradley Chambers dalam ulasannya di 9to5Mac. "Saat pertama kali melihatnya, saya langsung paham. Ini fitur favorit saya secara keseluruhan."
Spesifikasi dan Kesan Pertama
- Kapasitas: 10.000 mAh
- Standar pengisian: Qi2.2 (hingga 25 watt nirkabel)
- Kabel bawaan: USB-C 65 watt yang dapat dilepas
- Fitur tambahan: Lanyard woven sebagai klip penyimpan kabel
- Sistem pendingin: Kontrol termal aktif dengan sel baterai EV-grade
Dari segi dimensi, baterai ini berada di posisi tengah antara ukuran dan daya. Bobotnya tidak terasa seperti bata yang memberatkan saku, namun kapasitas 10.000 mAh-nya cukup untuk menemani perjalanan.
Kesimpulan
LISEN Qi2.2 MagSafe Battery tampaknya menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari keseimbangan antara portabilitas dan daya tahan untuk liburan musim panas. Kombinasi proteksi termal yang cerdas dan desain lanyard yang fungsional menjadikannya salah satu baterai MagSafe dengan rancangan paling matang tahun ini.
Produk ini tersedia untuk dibeli melalui platform Amazon. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan dan harga di pasar Indonesia.