BANJARBARU — Sekolah yang sempat hanya kebagian 33 siswa pada tahun ajaran lalu itu kini kembali menghadapi situasi serupa. Bagian Tata Usaha SMP Negeri 12 Banjarbaru, Erma, menyebutkan bahwa perpanjangan pendaftaran sudah mulai membuahkan hasil meski masih jauh dari target.
Baru 2 Pendaftar Tambahan Setelah Perpanjangan Dibuka
“Untuk pendaftaran online kemarin sampai 20 siswa, kuotanya 64 siswa,” ujar Erma saat ditemui, Selasa (30/6/2026).
Ia bersyukur sejak perpanjangan dibuka, sudah ada dua orang tua yang mendaftarkan anaknya secara langsung ke sekolah. “Kami membuka semua jalur. Tapi rata-rata pendaftar di sini yang (jalur) domisili, yang dekat-dekat sini,” imbuhnya.
Dari Dua Rombel Jadi Satu Rombel Belajar
Pada tahun 2025 lalu, SMP Negeri 12 Banjarbaru menerima sedikitnya 33 siswa. Jumlah itu masih cukup untuk dibagi menjadi dua rombongan belajar (rombel). Namun untuk tahun ini, pihak sekolah hanya membuka satu rombel saja jika melihat dari jumlah calon siswa yang mendaftar saat ini.
Erma menjelaskan, fokus saat ini adalah memanfaatkan masa perpanjangan pendaftaran semaksimal mungkin sebelum masuk ke tahap daftar ulang. “Daftar ulang itu nanti masih di minggu kedua di bulan Juli, sekalian MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah),” lugasnya.
Mengapa Minat Masyarakat Masih Rendah?
Lokasi SMP Negeri 12 yang berada di kawasan Bangkal, Banjarbaru, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jumlah pendaftar. Meski akses jalan utama di Jalan Mistar Cokrokusumo relatif mudah, persaingan dengan sekolah negeri lain yang lebih dulu dikenal masyarakat masih menjadi tantangan.
Pihak sekolah berharap perpanjangan pendaftaran yang berlangsung hingga awal Juli ini bisa menutup kekurangan kuota. Jika tidak, jumlah rombel yang dibuka akan tetap satu, dan sisa kuota yang tidak terisi akan menjadi evaluasi untuk penerimaan tahun depan.