BANJARMASIN — Kepengurusan baru IDI Wilayah Kalimantan Selatan periode 2026–2029 resmi bekerja. Pelantikan yang berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (28/6/2026), dirangkaikan dengan pembacaan surat keputusan oleh Telogo Wismo Agung Durmanto.
Ketua Umum PB IDI, Slamet Budiarto, memimpin langsung prosesi sumpah dan janji jabatan. Ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan etika profesi di tengah kompleksitas dunia kesehatan saat ini.
IDI Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah
Dalam sambutannya, Slamet Budiarto mengingatkan bahwa IDI harus terus menjadi rumah besar bagi seluruh dokter sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan kesehatan nasional. “IDI harus terus menjadi rumah besar bagi seluruh dokter Indonesia sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan kesehatan nasional,” ujarnya.
Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, menyambut baik kepengurusan baru. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan IDI semakin kuat demi layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
Senada dengan itu, Asisten I Setda Provinsi Kalsel, Rusma Khazairin, menekankan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya bisa terwujud jika ada penguatan sinergitas bersama IDI.
Kalsel Siap Gelar Muktamar IDI 2028
Dalam sesi refleksi, Ari Yunanto memaparkan perjalanan IDI Kalsel dalam menjaga mutu profesi dan pengabdian masyarakat. Danny Indra Wardhana turut menyampaikan kesiapan Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah Muktamar IDI XXXIII pada 2028.
Muktamar itu diproyeksikan dihadiri 2.500 hingga 3.500 dokter dari seluruh Indonesia. Selain menjadi ajang organisasi, acara ini diyakini berdampak positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah.
Komitmen Sigit: Soliditas Organisasi dan Perlindungan Profesi
Ketua IDI Kalsel terpilih, Sigit Prasetia Kurniawan, menegaskan komitmennya memperkuat soliditas organisasi. “Kami berkomitmen memperkuat advokasi dan perlindungan profesi, sekaligus mendukung program pembangunan kesehatan pemerintah serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Pelantikan ini menjadi momentum transformasi IDI Kalsel menjadi organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Sejumlah unsur hadir dalam acara tersebut, mulai dari jajaran PB IDI, pemerintah daerah, organisasi profesi kesehatan, hingga pimpinan rumah sakit se-Kalsel.