MARTAPURA — Optimisme tinggi mengiringi keberangkatan kontingen Kabupaten Banjar menuju ajang MTQN XXXVII Tingkat Kalsel. Target yang dibawa bukan sekadar partisipasi, melainkan mempertahankan predikat juara umum yang sudah diraih dalam tiga tahun terakhir.
Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, secara langsung melepas 106 personel kafilah yang terdiri dari 61 peserta dan 45 pendamping di Islamic Center, Kamis (18/6/2026). “Kita memiliki catatan sejarah yang sangat luar biasa. Dalam tiga tahun terakhir, Kabupaten Banjar berhasil meraih gelar juara umum berturut-turut. Prestasi ini tentu menjadi motivasi, sekaligus tantangan kita semua,” ujarnya saat memberikan arahan.
Persiapan TC Intensif dan Hadiah Umrah untuk Juara Satu
Untuk mengamankan gelar keempat, LPTQ Kabupaten Banjar telah menyiapkan Training Center (TC) intensif pada 13–15 Juni 2026. Proses pembinaan berkelanjutan ini disebut berlangsung sekitar dua bulan, ditambah empat kali TC sebelumnya.
Pimpinan Kafilah Miftahuddin mengungkapkan, peserta akan berlaga di hampir seluruh cabang perlombaan. Satu-satunya nomor yang tidak diikuti adalah Tafsir Bahasa Arab Putri karena tidak ada peserta yang memenuhi kriteria sejak seleksi tingkat kabupaten.
“Proses pembinaan dilakukan berkelanjutan dan terencana. Selain menjalani pembinaan intensif selama kurang lebih dua bulan, peserta juga telah mengikuti empat kali training center,” ungkap Miftahuddin.
Kombinasi Peserta Berpengalaman dan Generasi Muda
Habib Idrus menekankan bahwa optimisme juara didukung oleh kombinasi peserta senior yang sudah malang melintang di ajang MTQ dan wajah-wajah baru yang memiliki semangat tinggi. Menurutnya, keikutsertaan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan amanah menjaga nama Banjar sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Serambi Mekkah.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Banjar memberikan penghargaan khusus bagi peserta berprestasi. Juara pertama di setiap cabang akan mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah umrah.
“Kami terus evaluasi dan pembinaan, agar seluruh kecamatan dapat menjaring serta mengirimkan peserta pada semua cabang lomba, sehingga tidak ada lagi cabang yang kosong dan prestasi Kabupaten Banjar terus ditingkatkan,” pungkas Miftahuddin.