TANJUNG — Sebanyak 84 santri dari delapan pondok pesantren di Kabupaten Tabalong resmi menerima beasiswa dari pemerintah daerah. Beasiswa ini diberikan melalui program Satu Desa Satu Da'i yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengatakan program ini merupakan komitmen pemkab dalam memperkuat pembangunan di bidang keagamaan. "Program Satu Desa Satu Dai ini tertuang dalam RPJMD sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Tabalong Smart," jelas Noor Rifani, Kamis.
Delapan Ponpes Terima Jatah Santri Berbeda
Kabag Kesra Setda Tabalong, H Hamrani, merinci jumlah penerima beasiswa dari masing-masing pondok pesantren. Ponpes Ribat Al Ilmi Al Abawy As Syar Ey menjadi yang terbanyak dengan 22 santri, disusul Ponpes Nurul Musthofa Kelurahan Mabuun sebanyak 21 orang.
Ponpes Khairul Waritsin dan Ponpes Miftahul Ulum masing-masing mendapat jatah 10 santri. Sementara Ponpes Teknologi Pertanian Al-Islam menerima 9 orang, Ponpes Anwarul Hasaniyyah 6 orang, Ponpes Bahaul Iman 3 orang, dan Ponpes Raudhatul Thalibin 3 orang.
Santri Diminta Jaga Amanah dengan Prestasi
Bupati yang akrab disapa Haji Fani itu berpesan agar para santri memanfaatkan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya. Ia meminta mereka belajar sungguh-sungguh, menjaga disiplin, dan hormat pada para guru serta pengasuh pesantren.
"Jadikan beasiswa ini sebagai amanah yang harus dijaga dengan prestasi dan kesungguhan dalam menuntut ilmu," tambahnya.
Program ini memberikan kesempatan kepada para santri untuk memperdalam ilmu agama melalui pendidikan di pondok pesantren. "Mereka kelak dapat menjadi da’i yang mampu memberikan pembinaan, pencerahan, dan teladan bagi masyarakat di desa-desa," jelas Haji Fani.
Harapan Jadi Kader Desa yang Cerdas dan Berakhlak
Pemkab Tabalong menargetkan para lulusan program ini bisa menjadi sumber daya manusia yang Smart — memiliki ilmu, akhlak, dan kepedulian terhadap masyarakat. Keberadaan mereka diharapkan mampu memperkuat moral dan nilai spiritual warga di tingkat desa.
Salah satu penerima beasiswa asal Pondok Pesantren Nurul Musthofa, Rakhman Sidik, mengungkapkan rasa terima kasih atas komitmen Pemkab Tabalong. Ia berjanji akan belajar sungguh-sungguh selama di pondok pesantren.