HULU SUNGAI TENGAH — Dua peristiwa bencana dan kecelakaan air terjadi dalam waktu berdekatan di Kalimantan Selatan. Banjir susulan menerjang Desa Aluan Besar, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sementara Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Desa Pemangkih, Kecamatan Labuhan Amas.
Desa Aluan Besar Terendam Lagi, Warga Mulai Siaga
Banjir susulan di Desa Aluan Besar terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu. Ketinggian air dilaporkan kembali naik dan merendam pemukiman warga. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah rumah yang terdampak atau warga yang mengungsi akibat peristiwa ini.
Pemerintah setempat mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan. Cuaca ekstrem yang melanda Kalimantan Selatan dalam beberapa pekan terakhir meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah.
Korban Tenggelam Ditemukan di Sungai Pemangkih
Di tempat berbeda, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang korban yang tenggelam di Sungai Desa Pemangkih, Kecamatan Labuhan Amas, HST. Proses pencarian dilakukan setelah laporan warga mengenai seorang warga yang hilang di sungai tersebut.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan setempat melakukan pencarian selama beberapa jam sebelum akhirnya menemukan korban. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai identitas korban maupun kronologi pasti kejadian.
Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Melanda Kalsel
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Kalimantan Selatan. Hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Warga di daerah rawan banjir dan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah daerah di Banjarbaru dan HST juga telah menyiagakan personel dan peralatan tanggap darurat untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan.