PT Air Minum Bandarmasih Bedah 36 Rumah Tak Layak Huni di 5 Kecamatan Banjarmasin, Pasang 57 Keran Air Siap Minum

Penulis: Zulham Nasution  •  Selasa, 03 November 2026 | 19:15:32 WIB
Rumah warga Cemara Ujung, Masitah, kembali layak huni setelah diperbaiki melalui program bedah rumah PT Air Minum Bandarmasih.

BANJARMASIN — Bantuan terbaru diserahkan kepada Masitah, warga Cemara Ujung. Rumah yang ia tempati sebelumnya rusak cukup parah: atap bocor dan sejumlah bagian kayu bangunan sudah lapuk. Setelah melalui proses perbaikan, rumah itu kembali layak ditempati.

Program bedah rumah menjadi salah satu prioritas penyaluran tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) PT Air Minum Bandarmasih. Sasaran utamanya masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah operasional perusahaan.

36 Rumah Dibedah, Tersebar di Lima Kecamatan

Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih Zulbadi menyebut 36 unit rumah telah dibedah sepanjang 2026. Seluruhnya tersebar di lima kecamatan di Kota Banjarmasin.

"Di tahun 2026 ini, PT Air Minum Bandarmasih telah menyalurkan bantuan sosial CSR sebanyak 36 rumah yang telah kita lakukan bedah rumah. Mulai dari yang tidak layak huni menjadi layak huni. Semuanya tersebar di lima kecamatan di Kota Banjarmasin," kata Zulbadi, Selasa (3/11/2026).

57 Keran Air Siap Minum di Sekolah dan Fasilitas Umum

Di luar bedah rumah, Bandarmasih memperluas akses air siap minum lewat pemasangan 57 keran. Fasilitas itu menyasar sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas, serta sejumlah fasilitas umum.

Perusahaan juga menyalurkan bantuan sambungan rumah (SR) gratis kepada warga. Bantuan tersebut diberikan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Banjarmasin.

"Selain itu, kami juga memberikan bantuan sambungan rumah (SR) gratis bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Banjarmasin," ucap Zulbadi.

Dari Pendidikan hingga Masjid dan Musala

Penyaluran CSR menyentuh sektor lain seperti pendidikan, keagamaan, dan sosial. Di bidang pendidikan, bantuan diberikan untuk mendukung kegiatan unit kemahasiswaan melalui pengajuan proposal.

Untuk sektor keagamaan, perusahaan membantu kebutuhan operasional masjid dan musala. Zulbadi menegaskan penyaluran CSR merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya.

Seluruh aktivitas produksi dan distribusi air bersih PAM Bandarmasih, menurut dia, berlangsung di Kota Banjarmasin. Karena itu, program CSR diarahkan ke lingkungan sekitar perusahaan.

Harapan Cakupan Bantuan Lebih Beragam

"Program CSR yang kita berikan mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan masyarakat yang memerlukannya. Ini merupakan bentuk kepedulian dan simpati PT Air Minum Bandarmasih kepada lingkungan sekitarnya, yaitu Kota Banjarmasin," jelas Zulbadi.

Ke depan, ia berharap cakupan bantuan CSR dapat diperluas dengan bentuk program yang lebih beragam. Warga juga diminta menjaga dan memanfaatkan bantuan sebaik-baiknya.

"Kami berharap pada tahun-tahun mendatang bisa berbuat lebih banyak lagi dan lebih bervariasi. Masyarakat juga diharapkan bisa menjaga, memelihara, dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya apa yang telah kami bantu," pungkasnya.

Reporter: Zulham Nasution
Sumber: langkar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top