BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik menyerahkan apresiasi bagi para pemenang lomba foto dan video yang digelar dalam rangka lima abad usia kota. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Banjarmasin Febpry Ghara Utama menyerahkan langsung penghargaan itu kepada para peserta berprestasi.
Lomba foto dan video tersebut menjadi wadah bagi warga untuk mengabadikan berbagai sisi kehidupan dan perkembangan Kota Banjarmasin melalui karya visual. Menurut Pemko, karya peserta tidak berhenti sebagai materi perlombaan, tetapi diharapkan berkembang menjadi sarana penyampaian ide, kritik, dan gagasan konstruktif bagi kemajuan kota.
Karya Visual Diminta Terus Hidup Usai Perlombaan
Febpry mengajak masyarakat terus berpartisipasi menyampaikan aspirasi lewat fotografi maupun videografi, sekaligus menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin. Ia membuka ruang bagi warga yang ingin menyampaikan masukan atau ide tentang kota melalui karya visual.
“Kami harap karya-karya ini tidak berhenti sampai di sini. Apabila ada masukan atau ide-ide tentang kota yang bisa diekspresikan melalui karya visual, silakan mention akun Instagram Pemko Banjarmasin sehingga kita bisa berkolaborasi dalam hal kebaikan dan kemajuan kota. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh partisipan yang sudah memeriahkan,” ujar Febpry di sela penyerahan apresiasi.
Wali Kota Minta Maaf Hadiah Tak Diserahkan di Puncak Perayaan
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menyampaikan permohonan maaf karena penyerahan hadiah tidak dilaksanakan pada puncak peringatan hari jadi seperti tahun-tahun sebelumnya. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan kondisi yang tengah dihadapi masyarakat.
Yamin menyebut tiga hal yang menjadi pertimbangan, yakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tragedi Kapal Virgo, serta bencana yang menimpa daerah sekitar. Menurutnya, kondisi tersebut tidak memungkinkan digelarnya perayaan puncak seperti biasa.
“Ada waktunya kita merayakan, dan ada waktunya kita saling menguatkan dalam kondisi saat ini. Kondisinya memang tidak memungkinkan dengan adanya musibah karhutla, tragedi kapal Virgo, serta bencana yang menimpa tetangga kita,” ungkap Yamin.
Makna Lima Abad Kota Tak Berkurang
Meski puncak perayaan tidak digelar, Yamin menegaskan hal itu tidak mengurangi makna peringatan lima abad Kota Banjarmasin maupun penghargaan terhadap karya para peserta lomba. Ia berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi memeriahkan hari jadi melalui karya fotografi dan videografi.
“Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan selamat kepada para pemenang. Semoga apa yang diberikan ini dapat menjadi sumbangsih nyata untuk kemajuan Kota Banjarmasin lewat karya-karya terbaik,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap kolaborasi antara pemerintah, kreator konten, dan insan kreatif lainnya terus terjalin. Karya visual masyarakat diharapkan menjadi media penyampaian aspirasi, perekam perkembangan kota, sekaligus pendorong partisipasi publik dalam pembangunan Banjarmasin.