Bank Mandiri KCP Martapura Resmikan Kantor Baru, Wabup Banjar Minta Layanan Perbankan Jangkau Petani dan Pedagang Pasar

Penulis: Arif Budiman  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 08:33:31 WIB
Peresmian kantor baru Bank Mandiri KCP Martapura dihadiri Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi.

MARTAPURA — Peresmian kantor baru Bank Mandiri KCP Martapura menjadi bagian dari langkah bank pelat merah itu mendekatkan layanan kepada warga Kabupaten Banjar. Selain transaksi dan tabungan, kantor tersebut melayani pembiayaan usaha serta pemanfaatan layanan perbankan digital Livin' by Mandiri.

Brand Manager Bank Mandiri KCP Martapura Linda Susanti menyebut potensi ekonomi Martapura sebagai alasan utama ekspansi kantor. Aktivitas perdagangan yang dinamis dan pertumbuhan usaha dinilai menuntut kehadiran layanan perbankan yang lebih dekat.

Potensi Ekonomi Martapura Jadi Alasan Ekspansi Kantor

"Martapura ini adalah kota yang terus bergerak. Pasarnya hidup, usahanya tumbuh, dan semangat warganya luar biasa. Karena itu, kami ingin hadir lebih dekat melalui kantor baru ini," ujar Linda dalam sambutannya.

Menurut Linda, kantor baru tidak dirancang sekadar sebagai tempat transaksi keuangan. Ia menyebutnya sebagai ruang bagi warga dan pelaku usaha membangun komunikasi soal kebutuhan keuangan mereka.

"Harapan kami, kantor ini bukan hanya sekadar tempat untuk transaksi, tetapi juga tempat untuk berbagi cerita soal usaha dan keuangan," katanya.

Linda juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Banjar atas dukungan yang diberikan, serta kepada Haji Hasan Abdad dan keluarga yang mempercayakan lokasi kantor kepada Bank Mandiri.

Wabup Banjar Sebut Kantor Baru Cermin Kepercayaan Perbankan Nasional

Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi menilai kehadiran kantor tersebut sebagai indikator kepercayaan sektor perbankan terhadap potensi ekonomi dan iklim usaha di daerah itu.

"Kehadiran gedung Bank Mandiri ini merupakan wujud nyata dari kepercayaan perbankan nasional terhadap potensi dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banjar," ujar Habib Idrus.

Perekonomian Kabupaten Banjar ditopang sejumlah sektor produktif, mulai dari UMKM, pertanian, perdagangan, jasa, hingga pariwisata. Namun, pelaku usaha kecil, petani, dan pedagang pasar masih bergulat dengan keterbatasan akses permodalan dan literasi keuangan.

"Para pelaku UMKM, petani, dan pedagang kita masih membutuhkan kemudahan akses permodalan, peningkatan literasi keuangan, serta keberadaan layanan perbankan yang dekat dan mudah dijangkau," tuturnya.

Empat Permintaan Pemkab Banjar ke Bank Mandiri

Pemkab Banjar menyampaikan empat harapan agar operasional kantor baru berdampak lebih luas bagi warga. Pertama, penguatan dukungan terhadap UMKM melalui kemudahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan usaha, disertai pendampingan berkelanjutan.

Jangkauan layanan diminta menyentuh wilayah pedesaan, termasuk petani dan pedagang pasar tradisional. Kedua, penguatan sinergi antara Bank Mandiri dan pemerintah daerah untuk mendukung digitalisasi transaksi keuangan pemerintah serta mempermudah pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Ketiga, kontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang diarahkan pada sektor pendidikan, beasiswa, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Keempat, pembukaan peluang kerja bagi putra-putri daerah Kabupaten Banjar agar pertumbuhan layanan perbankan turut menyerap tenaga kerja lokal.

Habib Idrus menegaskan pemerintah daerah terbuka membangun kemitraan strategis dengan Bank Mandiri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kabupaten tersebut.

Reporter: Arif Budiman
Sumber: matarakyat.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top