Pencarian

Harga Emas Dunia Anjlok 2,8% ke USD4.024,55, Terendah Sejak 20 Juli

Jumat, 23 Oktober 2026 • 08:38:01 WIB
Harga Emas Dunia Anjlok 2,8% ke USD4.024,55, Terendah Sejak 20 Juli
Harga emas spot turun 2,8% menjadi USD4.024,55 per ons pada perdagangan Kamis waktu New York.

KALIMANTAN SELATAN — Harga emas spot merosot 2,8% menjadi USD4.024,55 per ons pada perdagangan Kamis waktu New York, posisi terlemah dalam tiga bulan terakhir. Lonjakan harga minyak global memicu kekhawatiran inflasi energi, sementara investor memilih melepas aset berisiko dan menampung dana di obligasi pemerintah AS.

Penurunan emas spot ke level terendah sejak 20 Juli itu terjadi meski nilai dolar AS sedang melemah. Kontrak emas berjangka ikut turun 0,5% ke USD4.039,90 per ons, menurut data Investing yang dikutip Jumat (23/10/2026).

Sepanjang pekan, logam mulia ini terus tertekan harga minyak yang tinggi. Alih-alih menguat saat dolar melemah, emas justru dilepas bersama saham-saham teknologi dan layanan komunikasi.

Obligasi AS Jadi Tujuan Pelarian Dana

Sentimen risk-off mendominasi Wall Street. Investor keluar dari saham sektor pertumbuhan tinggi, lalu memindahkan dana ke sektor defensif dan US Treasuries yang dianggap lebih aman.

Agenda ekonomi AS sepi pekan ini. The Fed juga menerapkan blackout period, sehingga katalis harga emas terbatas pada dinamika minyak, pasar obligasi, dan pergerakan Wall Street.

Kekhawatiran lain datang dari besarnya utang korporasi untuk membiayai infrastruktur kecerdasan buatan. Meta Platforms mengindikasikan kenaikan prakiraan belanja modal sekaligus membentuk kelas saham baru tanpa hak suara untuk menggalang dana ambisi AI-nya.

Level Dukungan USD4.100 Jebol Tiga Kali

Analis pasar senior Trade Nation, David Morrison, menyebut emas kembali menembus support menengah di kisaran USD4.100. Kejadian serupa sudah tiga kali terjadi bulan ini.

"Sebelumnya, penurunan tersebut hanya berlangsung singkat dan diikuti oleh aksi beli. Pihak yang mengharapkan kenaikan harga tentu berharap sejarah akan terulang kembali. Namun, harapan bukanlah sebuah strategi," ujar Morrison.

Ia menambahkan indikator MACD harian emas dan perak belum mencapai level jenuh jual, titik yang biasanya memicu reli tajam dan berkelanjutan.

Proyeksi Analis Terbelah

Kepala ekonom dan ahli strategi global Euro Pacific Asset Management, Peter Schiff, menilai aksi jual justru membuka peluang. Ia menyebut emas sudah mengalami koreksi lebih dulu dibanding saham teknologi.

"Kejatuhan pasar saham justru akan menjadi sentimen bullish bagi emas," kata Schiff, yang mencatat harga emas turun USD116 dan ditutup tepat di atas level dukungan USD4.000.

Perhatian pasar kini tertuju pada laporan kuartalan perusahaan hyperscaler AI lain pekan depan dan keputusan suku bunga The Fed Oktober. Federal Open Market Committee diperkirakan luas mempertahankan suku bunga, dengan konferensi pers Kevin Warsh menjadi sorotan.

Bagi investor dalam negeri, pelemahan emas global biasanya merambat ke harga emas Antam dan Pegadaian dalam beberapa hari, tergantung pergerakan kurs rupiah terhadap dolar.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: metrotvnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks