BATULICIN — Pelaksana Tugas Kepala Loka Labkesmas Tanah Bumbu, Liestiana Indriyati, menegaskan bahwa pelayanan publik tidak cukup hanya memenuhi ketentuan yang berlaku. Menurutnya, layanan harus memberi kemudahan, kepastian, dan pengalaman baik bagi masyarakat sebagai pengguna.
Forum yang digelar lewat Zoom itu mempertemukan pengelola layanan dengan warga dan pemangku kepentingan. Mereka diminta menyampaikan kebutuhan serta pengalaman selama mengakses layanan laboratorium kesehatan masyarakat.
Dalam forum terungkap bahwa Loka Labkesmas Tanah Bumbu sebelumnya berstatus lembaga penelitian dan pengembangan kesehatan. Transformasi menjadi Labkesmas membuat lembaga ini masih perlu menyesuaikan diri dengan sejumlah ketentuan standar Labkesmas Tingkat 4.
Kesenjangan yang masih ada mencakup jenis pemeriksaan, ketersediaan peralatan laboratorium, hingga sumber daya manusia. Peningkatan kapasitas karena itu dilakukan bertahap, menyesuaikan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki.
Arah pengembangan layanan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Setidaknya ada lima hal yang menjadi perhatian:
Kelima aspek itu muncul dari masukan langsung peserta forum, bukan sekadar daftar indikator administratif. Warga yang hadir menyampaikan pengalaman mereka saat mengurus pemeriksaan laboratorium.
Evaluasi standar pelayanan juga memakai hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai bahan. Dari survei itu, Loka Labkesmas bisa memetakan aspek yang sudah berjalan baik dan bagian yang masih perlu diperbaiki.
Hasil FKP ini menjadi dasar penyusunan perbaikan standar pelayanan ke depan. Pemenuhan standar Labkesmas Tingkat 4 tetap dilakukan bertahap, dengan mempertimbangkan kesiapan sumber daya yang ada.