KALIMANTAN SELATAN — Ini menjadi langkah Apple masuk ke segmen ponsel lipat yang selama ini dikuasai Samsung dan sejumlah vendor Android. Bagi pengguna Indonesia yang menunggu perangkat lipat dari ekosistem iOS, iPhone Duo jadi acuan soal arah desain dan spesifikasi yang Apple pilih.
iPhone Duo memakai layar luar 5,4 inci yang bisa dipakai saat perangkat terlipat, dan layar dalam 7,6 inci ketika dibuka. Keduanya memiliki rasio aspek sama sehingga konten menyesuaikan otomatis saat pengguna berpindah layar.
Apple membekali panel dengan ProMotion, Always-On Display, dan kecerahan puncak hingga 3.000 nit untuk pemakaian di luar ruangan. Kombinasi ini menempatkan iPhone Duo sejajar dengan flagship lipat terbaru dari sisi spesifikasi layar.
Modul utama memakai kamera Fusion 48 MP yang mampu menghasilkan foto hingga resolusi 48 MP. Secara default, kamera menghasilkan foto 24 MP dan menawarkan telefoto optik 2x.
Apple juga menyematkan kamera Ultra Wide Fusion 48 MP yang mendukung fotografi makro. Pendekatan dua sensor 48 MP ini berbeda dari sebagian pesaing yang masih memakai kombinasi sensor utama besar plus ultra wide resolusi lebih rendah.
Pada bagian mesin, iPhone Duo ditenagai chip A20 Pro yang juga digunakan pada iPhone 18 Pro. Chip tersebut mengusung CPU 6-core dan GPU 7-core, diproduksi dengan proses fabrikasi 2 nanometer.
Apple menambahkan vapor chamber khusus untuk mengendalikan suhu saat menjalankan game, multitasking, atau beban kerja AI. Solusi pendingin ini penting karena bodi lipat punya ruang termal lebih terbatas dibanding ponsel biasa.
Belum ada informasi soal harga, jadwal ketersediaan, dan region rollout iPhone Duo, termasuk apakah Indonesia masuk daftar awal. Detail itu biasanya menyusul beberapa waktu setelah pengumuman resmi.