BANJARMASIN — Jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin turun langsung menjenguk dan membagikan masker kepada anak-anak sekolah, Jumat (4/9/2026) malam. Kegiatan yang mewakili Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR ini dilakukan untuk memastikan pelajar tetap terlindungi saat beraktivitas di tengah kualitas udara yang kian memburuk.
Langkah ini diambil setelah Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Seribu Sungai tercatat mencapai 303. Angka tersebut masuk kategori berbahaya bagi kesehatan, terutama untuk kelompok anak-anak yang lebih rentan terhadap dampak buruk pencemaran udara.
Menyusul kondisi tersebut, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin mengeluarkan Surat Edaran tertanggal 5 September 2026. Seluruh satuan pendidikan jenjang TK, SD, SMP, PKBM, dan SPNF SKB diminta melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 September 2026.
Kebijakan ini akan dievaluasi secara berkala setiap tiga hari sekali. Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan terkini kualitas udara di Banjarmasin.
Pemkot Banjarmasin menegaskan keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi untuk menekan risiko paparan asap. Anak-anak masuk dalam kelompok yang paling rentan mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap.
Pemkot Banjarmasin menyadari banyak pertanyaan masyarakat mengenai kebijakan serupa untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB. Pemerintah kota menjelaskan bahwa kewenangan pengelolaan pendidikan pada jenjang tersebut berada di bawah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Karena itu, Pemkot Banjarmasin tidak bisa menetapkan kebijakan PJJ secara langsung bagi sekolah-sekolah di jenjang tersebut.
Meski begitu, data terkini soal kualitas udara yang memburuk akan segera dikoordinasikan dengan Pemprov Kalsel. Hal ini diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pembelajaran bagi siswa SMA, SMK, dan SLB.
Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah, warga diminta meningkatkan kewaspadaan. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah sangat disarankan, begitu pula memperbanyak minum air putih untuk menjaga kondisi tubuh.
Pemerintah berharap seluruh lapisan masyarakat ikut menjaga kepedulian terhadap kelompok rentan. Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, lansia, serta mereka yang memiliki gangguan pernapasan hingga kualitas udara kembali membaik.