Kapolda Kalsel Ajak Teladani Akhlak Rasulullah di Tengah Derasnya Arus Informasi Era Digital

Penulis: Yuda Pratama  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:41:31 WIB
Kapolda Kalimantan Selatan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah di Auditorium Polda Kalsel, Banjarbaru.

Polda Kalimantan Selatan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah di Auditorium Polda Kalsel, Banjarbaru. Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah untuk menghadapi dampak kompleks modernisasi dan kemajuan teknologi informasi terhadap moral masyarakat.

BANJARBARU — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah di lingkungan Polda Kalimantan Selatan berlangsung khidmat, Jumat (28/8). Acara yang digelar di Auditorium Polda Kalsel itu tidak sekadar seremoni keagamaan, melainkan menjadi momentum refleksi bagi aparat dan masyarakat di tengah gempuran era digital.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan hadir bersama unsur Forkopimda dan sejumlah ulama terkemuka Kalimantan Selatan. Kehadiran para tokoh agama itu menunjukkan sinergi antara kepolisian dan ulama dalam menjaga moralitas bangsa.

Akhlak Rasulullah Menjadi Benteng Moral di Era Modern

Dalam sambutannya, Kapolda mengingatkan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan teladan yang sempurna bagi umat manusia. Nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan kepedulian antar sesama menjadi fondasi yang diajarkan Nabi.

"Rasulullah SAW telah memberikan teladan yang sangat sempurna. Beliau mengajarkan kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan kepedulian antar sesama," ujar Kapolda.

Menurut Kapolda, keteladanan tersebut semakin relevan untuk ditumbuhkan di tengah pesatnya kemajuan teknologi informasi. Modernisasi kerap membawa dampak kompleks terhadap kehidupan moral masyarakat.

Waspada Provokasi dan Jaga Persatuan Bangsa

Kapolda juga mengingatkan bahaya informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang beredar, terutama di media sosial.

Imbauan ini menjadi penting mengingat penyebaran hoaks kerap memecah belah persatuan. Kapolda secara tegas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Ulama Kalsel Hadir dan Berikan Tausiyah

Sejumlah tokoh ulama terkemuka Kalimantan Selatan turut hadir dalam acara tersebut. Di antaranya K.H. Ahmad Sanusi Iberahim (Guru Jaro), Guru Muhammad As'adudin, KH. M. Mukri Yunus (Guru Mukri), Guru Ahmad Sahroji, dan Guru Ahmad.

Selain itu, hadir pula Wakil Gubernur Kalsel, Komandan Kodaeral 13 Tarakan, Kasrem 101/Antasari, dan Asintel Kejati Kalsel. Ketua HMI, IMM, GMNI, PMII, KAMMI, serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan juga memadati auditorium.

Jajaran Kapolres se-Kalimantan Selatan turut mengikuti jalannya acara melalui sambungan konferensi video. Hal ini menunjukkan peringatan Maulid Nabi tidak hanya berlangsung di Banjarbaru, tetapi juga dirasakan hingga ke tingkat polres.

Doa Bersama untuk Keberkahan Banua

Puncak acara ditutup dengan tausiyah dan doa bersama. Doa tersebut dipanjatkan untuk memohon keberkahan dan kedamaian wilayah Kalimantan Selatan.

Melalui peringatan Maulid ini, Polda Kalsel berharap nilai-nilai akhlak Rasulullah dapat diinternalisasi dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun institusi kepolisian.

Reporter: Yuda Pratama
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top