PLN Kalselteng Salurkan 221 Buku ke Madrasah di Gambut, Dukung Gerakan Gemar Membaca Siswa Banjar

Penulis: Yuda Pratama  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:35:31 WIB
PLN UID Kalselteng menyerahkan 221 buku bacaan nonpelajaran kepada MI Nurul Islam Gambut, Kabupaten Banjar.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menyalurkan 221 buku bacaan nonpelajaran kepada Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Islam Gambut, Kabupaten Banjar. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Employee Volunteer Program (EVP) Madrasah Gemar Membaca. Penyerahan dilakukan untuk mendorong kebiasaan membaca di tengah derasnya arus kemajuan teknologi yang menggerus minat baca anak-anak.

BANJARBARU — Sebanyak 221 buku bacaan nonpelajaran kini tersedia di rak perpustakaan MI Nurul Islam Gambut, Kabupaten Banjar. Buku-buku tersebut merupakan sumbangan dari pegawai PLN UID Kalselteng yang dihimpun lewat program relawan pegawai bertajuk EVP Madrasah Gemar Membaca.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan apresiasi atas partisipasi pegawai yang menyisihkan bukunya untuk dibagikan. Menurutnya, kontribusi ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

"Terima kasih kepada pegawai PLN UID Kalselteng yang berpartisipasi. Semoga buku-buku bantuannya dapat mendorong anak-anak di MI Nurul Islam Gambut makin rajin membaca," ujar Iwan melalui keterangan tertulis Humas PLN UID Kalselteng di Banjarbaru, Rabu.

Menjawab Tantangan Minat Baca di Era Digital

Kepala MI Nurul Islam Gambut, Supiyannor, mengungkapkan bahwa bantuan ini datang di saat yang tepat. Keberadaan buku nonpelajaran yang beragam dinilai mampu membuat perpustakaan sekolah lebih menarik bagi siswa.

"Di tengah kemajuan teknologi saat ini minat baca anak-anak menghadapi tantangan tersendiri apalagi jika koleksi perpustakaan lebih banyak berupa buku pelajaran. Bantuan ini sangat membantu kami menghadirkan pilihan bacaan yang lebih beragam bagi siswa," tuturnya.

Ia menambahkan, buku adalah jendela segala ilmu. Dengan tambahan koleksi ini, anak-anak memiliki alternatif bacaan yang dapat memperkaya pengetahuan di luar jam pelajaran.

Peran Kecil Pegawai, Manfaat Besar untuk Pendidikan

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng, Ahmad Humaidi, menjelaskan bahwa program ini melibatkan partisipasi aktif pegawai di Kantor Induk UID Kalselteng. Mereka menghimpun buku-buku nonpelajaran yang kemudian disalurkan secara kolektif kepada madrasah.

"Melalui program ini, pegawai PLN di Kantor Induk UID Kalselteng berkontribusi menyediakan buku-buku nonpelajaran yang kemudian dihimpun untuk disalurkan kepada madrasah. Kami berharap buku-buku ini dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi para siswa," katanya.

Iwan berharap bantuan ini tidak sekadar menambah jumlah koleksi perpustakaan, tetapi benar-benar dimanfaatkan siswa untuk belajar dan menggali pengetahuan baru. Ia menilai kebiasaan membaca memiliki peran penting dalam memperluas wawasan sekaligus membuka akses pengetahuan bagi anak-anak.

"Kami berharap 221 buku bantuan yang disalurkan tidak sekadar menjadi tambahan koleksi perpustakaan, tetapi benar-benar dimanfaatkan para siswa untuk membaca, belajar, dan menggali pengetahuan baru," ungkapnya.

Program EVP Madrasah Gemar Membaca menjadi salah satu bentuk komitmen PLN dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia sejak dini. Dengan membaca, wawasan siswa diharapkan semakin luas dan pengetahuan mereka semakin terbuka untuk menghadapi tantangan masa depan.

Reporter: Yuda Pratama
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top