BANJARMASIN — Sebanyak 20.082 warga Kalimantan Selatan telah menerima manfaat dari program zakat, infak, dan sedekah yang dikelola UPZ Bank Kalsel. Total dana yang tersalurkan mencapai Rp3,89 miliar sepanjang semester pertama 2026.
Dana tersebut didistribusikan melalui lima bidang program, yakni kemanusiaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, serta dakwah dan advokasi. Setiap bidang menyasar kelompok penerima yang berbeda sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan.
Dari total penerima, sebagian besar mendapatkan bantuan di sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. UPZ Bank Kalsel mengklaim program ini tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga bertujuan mendorong kemandirian penerima manfaat.
“Setiap angka dalam laporan penyaluran ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari kehidupan yang tersentuh, kesulitan yang diringankan, dan harapan yang kembali tumbuh,” demikian pernyataan resmi UPZ Bank Kalsel.
Keberhasilan penyaluran dana sebesar Rp3,89 miliar itu tidak lepas dari partisipasi aktif para muzaki, khususnya karyawan dan karyawati Bank Kalsel. Selain itu, donatur dan munfik yang menitipkan zakat serta infaknya melalui UPZ turut berkontribusi dalam program ini.
UPZ Bank Kalsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menitipkan amanah. Pihaknya berharap setiap rupiah yang disalurkan dapat menjadi keberkahan bagi pemberi dan kekuatan bagi penerima.
Bagi masyarakat umum yang ingin turut serta, UPZ Bank Kalsel masih membuka peluang partisipasi. Donasi dapat disalurkan melalui rekening resmi yang telah disediakan.
Untuk konfirmasi transfer atau konsultasi, masyarakat dapat menghubungi WA Center UPZ Bank Kalsel di nomor 0811-505-153. Pihak UPZ berharap partisipasi yang lebih luas dapat menghadirkan manfaat yang terus mengalir bagi masyarakat Banua.