BANJARMASIN — Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Riduansyah, menegaskan bahwa anak harus dipandang sebagai subjek pembangunan yang memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi. Hal itu disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Anak Nasional ke-42 yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan".
Dalam amanat yang dibacakannya, Riduansyah menyoroti berbagai ancaman yang masih mengintai anak-anak, mulai dari kekerasan, eksploitasi, perundungan (bullying), hingga diskriminasi. Ia menekankan bahwa ancaman tersebut tidak hanya terjadi di lingkungan nyata, tetapi juga di ruang digital yang semakin masif diakses anak-anak.
"Perlindungan anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen bangsa, dimulai dari keluarga sebagai pelindung pertama dan utama," ujar Riduansyah di hadapan peserta upacara.
Di akhir amanat, Riduansyah mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan Gerakan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak). Gerakan ini dirancang sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan perlindungan anak secara menyeluruh di Kalimantan Selatan.
"Mari kita pastikan semangat ini bergema melalui Gerakan BERLIAN, dari kota hingga pelosok desa, dari ruang kelas hingga ruang digital," tuturnya. Ia menambahkan, target utama gerakan ini adalah memastikan setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, bahagia, dihormati, didengar suaranya, serta terpenuhi hak-haknya.
Upacara yang dipimpin Riduansyah mewakili Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Jaini ini, menjadi pengingat bahwa lembaga legislatif memiliki peran strategis dalam kebijakan perlindungan anak. Sekretariat DPRD berharap peringatan ini mampu meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan hak anak.
Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, keluarga, dunia pendidikan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi kunci utama. Dengan sinergi tersebut, setiap anak di Kalimantan Selatan diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang berkualitas dan mampu membawa kemajuan bagi daerah maupun bangsa.