BARITO KUALA — Inovasi layanan kesehatan di daerah aliran Sungai Barito kembali mencuri perhatian di tingkat provinsi. Lima tenaga kesehatan asal Kabupaten Barito Kuala menyabet gelar Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026. Bupati Batola menyerahkan langsung penghargaan tersebut di lingkungan kantor pemkab, Senin (20/7/2026).
“Kami bangga atas prestasi yang diraih para tenaga kesehatan. Ini membuktikan dedikasi, kompetensi, dan inovasi mereka mampu bersaing di tingkat provinsi,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Prestasi tertinggi diraih apt. Harju Maisya, S.Farm., apoteker dari Puskesmas Jelapat. Ia dinobatkan sebagai Apoteker Terbaik I Tingkat Provinsi Kalsel berkat inovasi GELORA LANSIA (Gerakan Layanan Obat, Ramah Lansia). Atas pencapaian ini, Harju Maisya akan mewakili Kalimantan Selatan pada ajang serupa di tingkat nasional.
Bupati berharap capaian ini tidak berhenti di level provinsi. “Teruslah berinovasi dan berikan pelayanan terbaik. Keberhasilan ini bukan hanya mengharumkan nama pribadi, tetapi juga membawa nama Kabupaten Barito Kuala,” katanya.
Selain Harju Maisya, empat tenaga kesehatan lain meraih penghargaan di kategori masing-masing. dr. Syuna Salimdra dari Puskesmas Jejangkit meraih Dokter Terbaik II lewat inovasi BAPANDIR (Bantu Awasi Perkembangan Anak Mandiri). Sementara drg. Riza Aulia Rahman dari Puskesmas Lepasan menjadi Dokter Gigi Terbaik II dengan inovasi SENYUM BARITO, sistem edukasi dan konsultasi gigi mulut melalui teledentistry di kawasan Sungai Barito.
Dari kategori perawat, Hamsiah, S.Kep., Ns., dari Puskesmas Berangas meraih Perawat Terbaik II melalui inovasi SI GERECEK (Sistem Informasi Gerakan Edukasi dan Cegah Kanker Serviks). Sementara Siti Nuraida Mawaddah, SKM, dari Puskesmas Mekarsari meraih Petugas Promosi Kesehatan Terbaik III lewat inovasi E-RANIA (Edukasi Remaja Putri, Bebas Anemia).
Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menilai prestasi ini menjadi bukti bahwa tenaga kesehatan daerah mampu bersaing dan berinovasi di tengah keterbatasan. Pemkab berharap penghargaan ini memacu lahirnya inovasi baru di bidang kesehatan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.
“Kami berharap capaian ini tidak berhenti sampai di sini. Teruslah berinovasi dan berikan pelayanan terbaik,” kata Bupati menambahkan.