Presiden Prabowo Janjikan Motor Listrik Nasional dalam Beberapa Pekan, Ekosistem Lokal Sudah Terbangun

Penulis: Yuda Pratama  •  Senin, 20 Juli 2026 | 12:46:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan motor listrik nasional akan diluncurkan dalam beberapa pekan ke depan saat acara Panen Raya TNI di Malang, Jumat (17/7/2026).

KALIMANTAN SELATAN — Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal kuat bahwa pemerintah akan segera memiliki motor listrik nasional. Hal itu ia sampaikan saat memimpin acara Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026). Dalam sambutannya yang disiarkan langsung melalui YouTube, Prabowo menyebut peluncuran akan terjadi dalam hitungan pekan.

“Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching beberapa minggu ini. Motor listrik nasional,” ujar Prabowo.

Presiden juga berharap motor listrik ini tidak hanya digunakan oleh masyarakat perkotaan, tetapi juga menjangkau sektor produktif seperti petani. “Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor. Motor listrik. Siapa tahu ada yang pakai mobil semuanya,” tambahnya.

Pasar Motor Listrik Lokal Bukan Lagi Lahan Kosong

Meski pemerintah baru akan meluncurkan motor listrik nasional, Indonesia sebenarnya sudah memiliki ekosistem kendaraan listrik roda dua yang cukup matang. Sejumlah merek lokal telah memproduksi dan memasarkan produknya lebih dulu.

Salah satu pionir adalah Gesits, yang dikembangkan dengan melibatkan riset anak bangsa dan dukungan BUMN. Selain itu, ada ALVA di bawah naungan Ilectra Motor Group yang sudah menghadirkan model seperti ALVA ONE dan ALVA CERVO.

Polytron juga turut meramaikan pasar lewat lini Fox Series, termasuk Polytron Fox-R. Sementara itu, Indomobil e-Motor menjadi pemain lokal lainnya yang aktif dalam pengembangan dan distribusi motor listrik di Indonesia. Mulai dari riset, produksi, perakitan baterai, hingga jaringan layanan purna jual, ekosistem ini sudah berjalan.

Polytron Fox 200: Contoh Nyata Kandungan Lokal

Salah satu contoh konkret produk dalam negeri adalah Polytron Fox 200. Motor listrik ini diklaim memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen, meski sertifikasinya masih dalam proses pengajuan.

Ilman Fachrian Fadly, Head of Group Product Electric Vehicle Polytron, menjelaskan bahwa sejumlah komponen utama sudah diproduksi secara lokal. “Komponen lokal banyak, baterai sudah produksi di sini sebagian besar, dari casing, perakitan juga sudah di sini, ban juga,” katanya.

Tanda Tanya di Balik Motor Listrik Nasional

Hingga saat ini, Presiden Prabowo belum merinci merek, model, spesifikasi, harga, maupun pihak yang terlibat dalam proyek motor listrik nasional tersebut. Hal ini memicu pertanyaan di kalangan pelaku industri: apakah produk yang akan diluncurkan merupakan pengembangan baru dari pemerintah bersama industri, atau justru mengadopsi salah satu produk yang sudah ada dari pabrikan lokal?

Yang jelas, dengan keberadaan Gesits, ALVA, Polytron, dan Indomobil e-Motor, Indonesia tidak memulai dari titik nol. Kehadiran motor listrik nasional versi pemerintah tinggal memperkuat apa yang sudah dibangun oleh industri dalam negeri selama ini.

Reporter: Yuda Pratama
Sumber: otorider.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top