KALIMANTAN SELATAN — Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, optimistis target penyerapan bisa terus bertambah seiring masih berlangsungnya musim panen di berbagai daerah. Ia menyebut, penyerapan yang agresif ini merupakan bagian dari amanah BULOG dalam mengelola Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
"BULOG akan terus menjalankan amanah pemerintah dengan menyerap hasil panen petani secara optimal, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah," ujar Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan resmi, Jumat (17/7/2026).
Pernyataan itu disampaikan Ahmad Rizal usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini digelar serentak di 43 titik di berbagai daerah sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional yang melibatkan seluruh matra TNI.
Presiden Prabowo juga meninjau sejumlah stan yang menampilkan inovasi sektor pertanian serta program hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pangan. Momentum ini sekaligus menjadi bukti sinergi antara pemerintah, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat swasembada pangan.
Dalam kolaborasi tersebut, TNI Angkatan Darat fokus mengembangkan budidaya padi, TNI Angkatan Laut menggarap komoditas kedelai, dan TNI Angkatan Udara mendorong peningkatan produksi tebu. Pembagian peran ini disesuaikan dengan kekuatan masing-masing matra.
Ahmad Rizal menekankan, keberhasilan swasembada pangan tidak bisa diwujudkan oleh satu pihak saja. "Panen Raya Serentak ini menunjukkan bahwa kolaborasi merupakan fondasi utama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional," tegasnya.
Ia menambahkan, dengan sinergi yang semakin solid antara pemerintah, TNI, BUMN, dan petani, Indonesia diyakini mampu membangun sistem pangan yang lebih tangguh. "Serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan," pungkasnya.
Melalui partisipasi dalam panen raya ini, BULOG menegaskan akan terus mendukung agenda strategis pemerintah. Optimalisasi penyerapan hasil panen petani dan pengelolaan cadangan pangan yang kuat diharapkan mampu mempercepat swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.