PARINGIN — Remaja di pedalaman Halong kini mendapat akses deteksi dini anemia lewat program Aksi Bergizi yang digelar Dinas Kesehatan Balangan. Di MTs Negeri 5 Balangan, para siswa tidak hanya diajak senam pagi dan sarapan sehat bersama, tetapi juga menjalani pengecekan kadar hemoglobin secara gratis.
JF Administrator Kesehatan Ahli Madya Dinkes Balangan, Mispuana Olfa, mengatakan Aksi Bergizi merupakan program rutin yang tahun ini diperluas hingga ke madrasah. “Kami ingin remaja terbiasa hidup sehat sejak dini sekaligus mendeteksi risiko anemia lebih cepat,” ujarnya.
Anemia pada remaja, terutama perempuan, kerap tidak terdeteksi karena gejalanya dianggap sepele. Padahal, kondisi ini berpengaruh langsung pada konsentrasi belajar dan risiko stunting pada generasi berikutnya. Dengan pengecekan Hb, sekolah bisa segera merujuk siswa yang kadar hemoglobinnya di bawah ambang normal.
Plt. Kepala MTsN 5 Balangan, Syahruji, mengapresiasi program tersebut. “Kegiatan ini sangat membantu siswa mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini,” katanya.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti di senam bersama. Siswa juga mendapatkan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), konsumsi makanan bergizi, serta bahaya jajan sembarangan. Dinkes Balangan berharap kebiasaan ini bisa mandiri dijalankan sekolah tanpa menunggu kunjungan dinas.
“Kami ingin sekolah punya budaya hidup sehat yang berkelanjutan,” tambah Mispuana.
Program ini menjadi salah satu upaya Pemkab Balangan menekan angka stunting dari hulu. Dengan menyasar remaja, deteksi dan intervensi gizi bisa dilakukan jauh sebelum mereka memasuki usia pernikahan dan kehamilan.