PARINGIN — Proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Balangan untuk tahun 2027 resmi memasuki babak pembahasan politik. Wakil Bupati Balangan, H. Akhmad Fauzi, menyampaikan dokumen Rancangan KUA dan PPAS dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Balangan, Selasa (14/7/2026).
Dokumen itu disebut sebagai pijakan strategis sebelum pemerintah daerah dan DPRD menyepakati postur anggaran definitif. Dalam sambutannya, Akhmad Fauzi menekankan bahwa KUA bukan sekadar formalitas regulasi, melainkan instrumen untuk menyelaraskan kebijakan fiskal dengan kebutuhan masyarakat.
"Penyampaian Rancangan KUA dan PPAS ini bukan sekadar memenuhi amanat peraturan perundang-undangan, tetapi juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Balangan untuk membangun sinergi bersama DPRD dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Balangan mengusung tema pembangunan 2027: "Peningkatan Perekonomian Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan dengan Optimalisasi Pemanfaatan Aset Daerah dan Inovasi Pelayanan Publik." Dari tema itu, empat prioritas daerah ditetapkan.
Pertama, penguatan layanan dasar yang menyentuh langsung warga. Kedua, penguatan ekonomi daerah. Ketiga, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan transportasi. Keempat, penguatan tata kelola pemerintahan dan sistem pendukungnya.
Menurut Akhmad Fauzi, keempat prioritas itu dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata. Penyusunan KUA dan PPAS 2027 juga telah diselaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Balangan, Rencana Kerja Pemerintah (RKP), dan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Kemampuan APBD Kabupaten Balangan pada 2027 diproyeksikan sekitar Rp2,795 triliun. Dalam kesempatan itu, wakil bupati menyatakan bahwa alokasi anggaran akan difokuskan pada program prioritas dengan tetap memperhatikan kondisi fiskal daerah serta aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui DPRD.
"Kami berharap seluruh program yang dirancang nantinya benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta mempercepat terwujudnya pembangunan Kabupaten Balangan yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan," kata Akhmad Fauzi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perangkat daerah, tim penyusun, dan DPRD yang terlibat dalam perumusan rancangan tersebut. Pembahasan dokumen KUA-PPAS diharapkan berlangsung konstruktif dan menghasilkan kebijakan anggaran yang efektif serta akuntabel.