BBPOM Banjarbaru Berhasil Lampaui Target Vaksinasi HPV, Hampir 300 Perempuan Selesaikan Dosis Ketiga

Penulis: Yuda Pratama  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 18:29:02 WIB
Hampir 300 perempuan menyelesaikan vaksinasi HPV dosis ketiga di BBPOM Banjarbaru, melampaui target yang ditetapkan.

BANJARBARU — Antusiasme peserta yang tinggi membuat jumlah penerima vaksinasi HPV di BBPOM Banjarbaru membengkak hingga hampir 300 orang, melampaui target yang ditetapkan Badan POM RI. Pelaksanaan dosis ketiga pada pertengahan Juli lalu menjadi penanda tuntasnya program yang telah berjalan sejak awal tahun.

Target Badan POM Terlampaui, Antusiasme Peserta Jadi Kunci

Kepala BBPOM di Banjarbaru, Ary Yustantiningsih, mengonfirmasi bahwa capaian program vaksinasi tahun ini melebihi ekspektasi. Vaksinasi diberikan secara bertahap: dosis pertama pada Januari, dosis kedua pada April, dan ditutup dengan dosis ketiga pada Juli 2026.

“Alhamdulillah targetnya sudah terpenuhi bahkan terlampaui. Dengan pelaksanaan dosis ketiga hari ini, rangkaian vaksinasi HPV tahun 2026 telah lengkap dilaksanakan,” ujarnya.

Kolaborasi Tiga Pilar: BBPOM, Korpri, dan Dharma Wanita

Program ini tidak berjalan sendiri. Ary menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi merupakan hasil kerja sama antara BBPOM di Banjarbaru, Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), dan Dharma Wanita Persatuan. Sasaran utama adalah pegawai perempuan, ibu-ibu, dan wanita usia produktif yang bersedia mengikuti vaksinasi.

“Vaksin HPV ini merupakan vaksin untuk mencegah infeksi Human Papilloma Virus yang dapat menyebabkan kanker leher rahim atau kanker serviks. Sasaran kami adalah pegawai perempuan, para ibu, dan wanita usia produktif yang bersedia mengikuti vaksinasi ini,” kata Ary.

Langkah Preventif untuk Menekan Risiko Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman kesehatan serius bagi perempuan Indonesia. Vaksinasi HPV menjadi salah satu upaya perlindungan sejak dini yang dinilai efektif. BBPOM Banjarbaru berharap, program serupa dapat terus berlanjut jika kembali menjadi bagian dari kebijakan Badan POM RI.

“Harapannya seluruh perempuan yang telah mengikuti vaksinasi ini dapat terhindar dari infeksi HPV sehingga risiko terkena kanker serviks dapat ditekan melalui upaya pencegahan sejak dini,” pungkas Ary.

Informasi Vaksinasi Akan Disosialisasikan ke Publik

Ke depan, BBPOM di Banjarbaru menyatakan akan menyampaikan informasi pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat luas. Hal ini dilakukan agar semakin banyak perempuan di Kalimantan Selatan yang memperoleh akses perlindungan terhadap kanker serviks. Program vaksinasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas instansi mampu mendorong capaian kesehatan publik di daerah.

Reporter: Yuda Pratama
Sumber: banuatv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top