Tenaga Ahli Gubernur Kalsel Ingatkan Karyawan Setwan soal Tauhid dan Syari'at, Sekwan Apresiasi Pembinaan Spiritual ASN

Penulis: Benny Surbakti  •  Senin, 13 Juli 2026 | 22:21:06 WIB
Muhammad Husyin menyampaikan ceramah tauhid dan syariat kepada karyawan Setwan Kalsel di Banjarmasin.

BANJARMASIN — Muhammad Husyin menegaskan bahwa menuntut ilmu Tauhid merupakan kewajiban bagi setiap Muslim agar tidak salah dalam berakidah. Sementara itu, ilmu Syari'at diperlukan agar ibadah dan muamalah yang dijalankan sah di mata Allah SWT.

"Menuntut ilmu Tauhid dan Syari'at penting bagi seorang Muslim," ujar M Husyin dalam ceramahnya di hadapan para karyawan Setwan Kalsel.

Kewajiban Menuntut Ilmu Sepanjang Hayat

Dalam kesempatan yang sama, ia menekankan bahwa Islam tidak pernah memisahkan antara pencarian ilmu akhirat dan ilmu pengetahuan umum atau dunia. Menurutnya, semangat belajar adalah kewajiban seumur hidup yang akan mengangkat derajat seorang Muslim, baik di sisi Allah SWT maupun di tengah masyarakat.

"Menuntut ilmu kewajiban seumur hidup yang akan mengangkat derajat seorang Muslim di sisi Allah SWT dan di tengah masyarakat," pungkas Muhammad Husyin.

Sekwan Apresiasi Pembinaan Spiritual ASN

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kalsel, H Muhammad Jaini, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan ceramah agama tersebut. Ia menilai kegiatan ini mampu menyegarkan kembali motivasi spiritual para pegawai di tengah rutinitas kedinasan yang padat.

"Karena, menurut dia, melalui ceramah agama mampu menyegarkan kembali motivasi spiritual para pegawai di tengah rutinitas kedinasan," katanya.

Sekwan yang baru saja pulang menunaikan ibadah haji itu berharap, pembinaan mental ini dapat mendorong seluruh staf di Sekretariat DPRD Kalsel untuk terus belajar. Tidak hanya meningkatkan kompetensi kerja, tetapi juga memperdalam pemahaman agama.

Unjuk Rasa Berbarengan dengan Ceramah Agama

Menariknya, kegiatan pembinaan mental spiritual ASN tersebut berlangsung bersamaan dengan aksi unjuk rasa yang menggunakan pengeras suara di depan Gedung DPRD Kalsel. Suara orasi dari para demonstran terdengar hingga ke dalam mushalla tempat ceramah berlangsung.

Usai memberikan sambutan, Sekwan Jaini bersama Anggota DPRD Kalsel, Habib Hasyim, langsung menemui para pengunjuk rasa yang berada di Jalan Lambung Mangkurat, tepat di depan "Rumah Banjar" atau gedung legislatif provinsi setempat. Saat itu, Gedung DPRD Kalsel dalam keadaan kosong karena sebagian besar anggota dewan sedang menggelar sosialisasi peraturan perundang-undangan dan peraturan daerah (perda) kepada masyarakat.

Reporter: Benny Surbakti
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top