KALIMANTAN SELATAN — Manajemen Persita Tangerang bergerak cepat di bursa transfer dengan mengamankan jasa Alexandre Ramalingom. Pemain kelahiran Prancis, 17 Maret 1993, itu didatangkan untuk memperkuat sektor serangan tim berjuluk Pendekar Cisadane yang musim lalu finis di peringkat ke-10.
Sebelum mendarat di Indonesia, Ramalingom sudah malang melintang di kompetisi Eropa dan Asia Barat. Ia mencatatkan total 108 gol sepanjang karier klubnya di Prancis, Azerbaijan, Belgia, dan Israel.
Klub Asia pertama yang dibela eks striker Sumgayit itu justru Persita. "Saya banyak mendengar akan kualitas sepakbola di Indonesia dan tentu ingin segera bertemu dan berlatih bersama rekan setim dan juga staf pelatih di Persita," ujarnya dalam pernyataan resmi klub.
Ramalingom bukan pemain sembarangan. Ia tercatat sebagai bagian dari Timnas Madagaskar sejak 2020, termasuk berlaga di kualifikasi Piala Afrika. Dari 10 penampilan bersama negaranya, ia berhasil menyumbang 10 gol — rasio satu gol per laga.
Manajer Persita, Abdurahman, mengakui tim sudah lama memantau profil sang striker. "Atributnya sangat dibutuhkan oleh tim untuk mengisi lini depan Persita di musim baru," kata Abdurahman.
Dengan tinggi 177 sentimeter, Ramalingom dinilai mumpuni dalam duel bola udara. Manajemen juga menyoroti naluri golnya yang tajam, termasuk kemampuan mencetak angka dari sudut sempit di kotak penalti.
Persita bertekad memperbaiki pencapaian musim lalu. Target yang dipatok manajemen jelas: bersaing di papan atas Super League yang dijadwalkan bergulir pada 4 September.
Ramalingom akan menggunakan nomor punggung 90 selama membela Persita. Kontraknya berlaku selama satu musim dengan opsi perpanjangan jika mampu memenuhi ekspektasi.
"Saya antusias dan tak sabar untuk memulai tantangan baru bersama Persita di kancah tertinggi sepakbola Indonesia," kata Ramalingom. Ia pun meminta dukungan penuh dari fans setia Pendekar Cisadane.