BNNP Kalsel Apresiasi Pemkab Tanah Laut Hibahkan Balai Rehabilitasi NAPZA Gratis di Pelaihari

Penulis: Yuda Pratama  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 21:09:01 WIB
Kepala BNNP Kalsel meninjau Balai Rehabilitasi NAPZA gratis di Desa Ambungan, Tanah Laut.

PELAIHARI — Untuk pertama kalinya, Kalimantan Selatan akan memiliki pusat rehabilitasi narkotika gratis milik pemerintah setelah Pemkab Tanah Laut menghibahkan aset Balai Rehabilitasi NAPZA di Desa Ambungan. Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol. Asep Taufik, langsung meninjau kesiapan fisik gedung bersama Kepala BNNK Tanah Laut, Kompol Ferey Hidayat, usai pertemuan dengan Bupati H. Rahmat Trianto.

“Sengaja saya mengunjungi Pak Bupati Tanah Laut karena kami sangat apresiasi apa yang sudah diberikan beliau kepada kami. Beliau sudah susah payah membangunkan panti rehab. Kebetulan di Kalsel ini kita belum punya panti rehab (pemerintah), yang ada baru swasta dan itu pun berbayar,” ujar Brigjen Pol. Asep Taufik dalam keterangan yang diterima RRI, Jumat (26/6/2026).

Layanan Rehabilitasi Gratis untuk Masyarakat Kalsel

Kehadiran balai rehabilitasi ini menjadi angin segar bagi warga Kalimantan Selatan yang selama ini hanya bisa mengakses layanan pemulihan di fasilitas swasta dengan biaya mahal. Brigjen Asep menegaskan bahwa pengelolaan di bawah BNN akan memastikan layanan tanpa dipungut biaya sepeser pun bagi para penyintas penyalahgunaan narkotika.

“Mudah-mudahan segera kita operasionalkan, sehingga bagi masyarakat yang memerlukan rehabilitasi bisa masuk ke sini tanpa memerlukan biaya. Itu salah satu keuntungannya kalau panti rehab sudah dimasukkan ke BNN,” katanya.

Pemkab Siap Lengkapi Kebutuhan Operasional

Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyatakan bahwa pembangunan fasilitas ini merupakan wujud tanggung jawab sosial pemerintah daerah yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum. Pihaknya berkomitmen melengkapi kebutuhan dasar operasional secara bertahap agar balai rehabilitasi bisa segera dimanfaatkan maksimal.

“Semoga ini segera kita hibahkan kepada BNN Provinsi melalui BNN Kabupaten Tanah Laut sehingga bisa digunakan secara maksimal. Kita akan lengkapi secara bertahap apa-apa yang menjadi kebutuhan dasar untuk pengoperasionalan tempat rehabilitasi ini,” ujar H. Rahmat Trianto.

Era Digital: Narkotika Bisa Masuk Lewat Kamar Anak

Dalam kesempatan yang sama, Bupati menyoroti ancaman narkoba di era digital yang kian masif. Ia mengajak orang tua dan lembaga pendidikan memperkuat pengawasan karena transaksi narkotika kini bisa dilakukan tanpa batas melalui akses digital.

“Narkotika ini masuk dari setiap lini, apalagi dengan digitalisasi saat ini, siapa pun bisa akses dan bertransaksi tanpa batas. Kami mengimbau kepada orang tua, lembaga pendidikan, untuk terus mengingatkan bahwa bahaya narkotika ini bisa langsung masuk ke kamar-kamar anak-anak kita. Kita harus tolak, atau no for drugs,” tegasnya.

Balai Rehabilitasi NAPZA di Desa Ambungan ditargetkan segera beroperasi penuh setelah proses hibah rampung. BNNK Tanah Laut akan mengawal proses teknis dan administrasi hingga fasilitas ini resmi menjadi pusat pemulihan gratis yang profesional, mendukung program Tanah Laut Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Reporter: Yuda Pratama
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top