Pemkab HSU Tancap Gas Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Tanam Padi Bersama di Murung Karangan

Penulis: Wahyudi Santoso  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:08:19 WIB
Petani dan aparat Pemkab HSU bersama-sama menanam padi di Murung Karangan sebagai upaya meningkatkan produksi lokal.

AMUNTAI — Pemkab HSU tak main-main dalam urusan pangan. Lewat aksi tanam padi bersama yang digelar di Murung Karangan, pemerintah daerah memastikan sektor pertanian mendapat prioritas utama sebagai penopang ketahanan pangan lokal. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari rencana besar meningkatkan produktivitas sawah di wilayah penyangga pangan Kalimantan Selatan.

Murung Karangan Jadi Lokomotif Produksi Padi HSU

Kawasan Murung Karangan dipilih karena potensi lahannya yang luas dan dukungan irigasi teknis. Pemkab HSU menargetkan area ini mampu menyumbang lonjakan produksi padi secara signifikan dibanding musim tanam sebelumnya.

Kegiatan tanam bersama melibatkan petani lokal, penyuluh pertanian, serta jajaran dinas terkait. Mereka turun langsung ke sawah untuk memastikan proses tanam berjalan sesuai jadwal dan teknik budidaya yang baik.

Bukan Sekadar Seremoni, Ada Target Produksi di Baliknya

Pemkab HSU sadar bahwa swasembada pangan tidak bisa dicapai hanya dengan rapat di kantor. Makanya, aksi tanam padi bersama ini menjadi sinyal bahwa pemerintah serius menggenjot produksi beras lokal.

Beberapa poin utama dari program ini antara lain:

  • Optimalisasi lahan pertanian di Murung Karangan yang selama ini belum tergarap maksimal
  • Pendampingan teknis dari penyuluh pertanian lapangan secara intensif
  • Sinergi antara petani, dinas, dan kelompok tani untuk menjaga kontinuitas produksi

Ketahanan Pangan Daerah Jadi Prioritas Utama

Langkah Pemkab HSU ini sejalan dengan program nasional penguatan ketahanan pangan. Dengan memaksimalkan potensi lokal, daerah tidak perlu lagi bergantung pada pasokan beras dari luar kabupaten yang harganya kerap fluktuatif.

Kegiatan tanam padi bersama di Murung Karangan diharapkan menjadi model bagi kecamatan lain di HSU untuk mengikuti pola serupa. Jika berjalan konsisten, swasembada pangan bukan lagi sekadar wacana, melainkan hasil nyata dari kerja di lapangan.

Reporter: Wahyudi Santoso
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top