BARABAI — Aspirasi warga di sejumlah desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terkait infrastruktur jalan dan fasilitas pertanian mulai menemukan titik terang. Komisi I DPRD HST berjanji akan membawa keluhan ini ke dalam pembahasan anggaran dan program prioritas daerah pada tahun mendatang.
“Kami menerima langsung keluhan dari warga. Ada yang soal jalan rusak, ada juga soal irigasi dan alat pertanian yang kurang memadai. Ini akan kami dorong ke eksekutif,” ujar anggota Komisi I DPRD HST dalam pertemuan tersebut.
Keluhan utama yang mencuat adalah kondisi jalan desa yang rusak parah. Warga dari beberapa desa menyebut akses menuju lahan pertanian dan pasar sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Kondisi ini membuat biaya transportasi hasil panen membengkak.
“Kami berharap ada perbaikan jalan hotmix atau minimal rabat beton. Karena kalau jalan bagus, harga jual gabah dan sayur juga lebih baik,” kata seorang perwakilan warga yang hadir dalam reses.
Selain jalan, sektor pertanian juga menjadi sorotan. Warga mengeluhkan jaringan irigasi yang tidak berfungsi optimal dan minimnya alat mesin pertanian (alsintan) seperti traktor dan pompa air. Hal ini dinilai menghambat produktivitas lahan sawah di beberapa kecamatan.
Komisi I DPRD HST mengakui bahwa sektor pertanian adalah penopang ekonomi utama di wilayah tersebut. Oleh karena itu, perbaikan fasilitas pertanian dinilai mendesak untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Menanggapi keluhan tersebut, Komisi I DPRD HST berjanji akan mengawal aspirasi ini hingga ke tahap perencanaan anggaran. Mereka akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Pertanian setempat untuk memastikan usulan warga masuk dalam skala prioritas.
“Kami tidak ingin janji ini hanya menjadi seremonial. Kami akan pantau terus realisasinya di lapangan,” tegas anggota Komisi I DPRD HST.
Warga berharap janji politik ini segera diwujudkan, mengingat musim tanam dan panen tidak bisa menunggu lama. Perbaikan infrastruktur dasar dinilai menjadi kunci untuk menggerakkan roda ekonomi desa di HST.