BALANGAN — Kabupaten Balangan resmi menyabet peringkat pertama Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Balangan dalam mengelola anggaran daerah secara sehat, akuntabel, dan transparan.
IPKD merupakan indikator yang mengukur kualitas pengelolaan keuangan daerah, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Semakin tinggi skor IPKD, semakin baik tata kelola anggaran suatu daerah di mata pemerintah pusat dan publik.
Pemkab Balangan dinilai unggul dalam beberapa aspek, termasuk kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta keterbukaan informasi anggaran kepada masyarakat. Capaian ini sekaligus menempatkan Balangan di atas 12 kabupaten/kota lain di Kalsel.
Bagi masyarakat, IPKD yang tinggi berarti pengelolaan uang negara dilakukan secara bertanggung jawab. Setiap rupiah yang dianggarkan bisa dipertanggungjawabkan, dan program pembangunan lebih mungkin tepat sasaran.
Dengan predikat ini, Pemkab Balangan juga berpeluang mendapatkan tambahan insentif fiskal dari pemerintah pusat. Insentif tersebut bisa digunakan untuk mempercepat proyek infrastruktur dan layanan publik di daerah.
Pencapaian ini bukanlah yang pertama bagi Balangan. Sebelumnya, daerah ini juga konsisten masuk dalam kategori tinggi dalam evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
Pemerintah Kabupaten Balangan berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan ke depannya. Langkah ini sejalan dengan upaya nasional untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.